"Sebanyak 31 pasien rawat jalan sudah dipulangkan, dan tersisa 14 orang yang masih menjalani rawat inap," imbuhnya.
Baca Juga: Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan MBG Basi, Makanan Dilaporkan Berasal dari SPPG Gembong 1
Sampel MBG Masih Diselidiki
Menurut Hendrianto, sejumlah pasien baru datang ke rumah sakit pada Kamis, 10 September 2026 karena gejala yang dirasakan baru muncul pada pagi hari.
Atas kasus tersebut, pihak RS juga memastikan tetap siap menerima pasien tambahan apabila ada siswa lain yang mengalami gejala.
Sejauh ini, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih dalam penyelidikan.
Ada pun, sampel hidangan MBG yang diduga menjadi pemicu telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Balai Pengujian Kesehatan Pegawai dan Masyarakat (Balai Labkesmas) Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
Sampel tersebut akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab munculnya gejala pada para siswa yang terdampak di 3 sekolah wilayah Gembong, Pati.***