"Sebanyak 31 pasien rawat jalan sudah dipulangkan, dan tersisa 14 orang yang masih menjalani rawat inap," imbuhnya.
Baca Juga: Ratusan Siswa di Pati Diduga Keracunan MBG Basi, Makanan Dilaporkan Berasal dari SPPG Gembong 1
Sampel MBG Masih Diselidiki
Menurut Hendrianto, sejumlah pasien baru datang ke rumah sakit pada Kamis, 10 September 2026 karena gejala yang dirasakan baru muncul pada pagi hari.
Atas kasus tersebut, pihak RS juga memastikan tetap siap menerima pasien tambahan apabila ada siswa lain yang mengalami gejala.
Sejauh ini, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih dalam penyelidikan.
Ada pun, sampel hidangan MBG yang diduga menjadi pemicu telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Balai Pengujian Kesehatan Pegawai dan Masyarakat (Balai Labkesmas) Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
Sampel tersebut akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab munculnya gejala pada para siswa yang terdampak di 3 sekolah wilayah Gembong, Pati.***
Artikel Terkait
1.999 Dapur MBG Disuspend, Kepala BGN Sudaryono Ungkap Penyebabnya
RDP Dugaan Keracunan MBG di DPRD Karo Memanas, Orang Tua Siswa Tuntut Tanggung Jawab SPPG
Kekeringan Melanda Harjamukti Cirebon, Warga Serbu Mobil Pengangkut Air Bersih
Ikuti Solo Run Fest 2026, Beli Tiketnya via BRImo Aja, Dapatkan Diskon 20 Persen
PSGC Ciamis Masuk Liga 2 Musim 2026/2027 dengan Wajah Baru, Galuh Jadi Identitas Utama
Dinobatkan sebagai Kota Kecil Terbersih ASEAN, Kini Ciamis jadi Lokus PKN Tingkat II
OMI 2026 Ciamis Berlangsung Ketat, 1.263 Peserta Bersaing Memperebutkan Tiket Menuju Tingkat Provinsi Jawa Barat
Jangan Ada Lagi Kontrak! DPR Sodorkan Solusi Anggaran Pengangkatan Guru PPPK jadi PNS, Salah Satunya Pangkas Anggaran MBG
5 Jurnalis Dilaporkan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Diterjunkan hingga Kerahkan Alutsista
BRI Multiguna Pre-Approved Solusi Kebutuhan Dana Anda, Mudah dan Cepat, Simak Cara Pengajuannya