berita

Jumlah Pendaftar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Istana Kepresidenan Membeludak Tembus 336 Ribu, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB
Jumlah pendaftar upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan capai 336 ribu (Setneg)

PORTALOKA.ID - Antusiasme masyarakat mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan pada 17 Agustus 2026 sangat tinggi.

Tecermin, selama empat hari pendaftaran dibuka, jumlah pendaftar tercatat menembus 336 ribu orang, termasuk dari mancanegara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan jumlah pendaftar itu jauh melampaui kapasitas awal yang disiapkan pemerintah yakni 5.500 kuota untuk masyarakat yang ingin menghadiri langsung upacara di Istana.

"Dari agenda atau slot kurang lebih 5.500 yang kita siapkan, pendaftar selama empat hari dibuka itu mencapai di atas 336 ribu pendaftar," ujar Prasetyo dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Baca Juga: 45 Penyelam Gelar Upacara Bawah Air di Umbul Ponggok Klaten untuk Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Menurut Prasetyo, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat untuk ikut memperingati detik-detik Proklamasi secara langsung di Istana.

Sebagai Ketua Panitia Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pendaftaran.

Karena melihat tingginya minat tersebut, pemerintah kemudian memutuskan menambah kuota peserta untuk mengikuti upacara Kemerdekaan di Kompleks Istana Kepresidenan. Panitia menyiapkan tambahan kapasitas sekitar 3.400 orang.

"Oleh karena itulah kemarin kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400 orang," kata dia.

Baca Juga: Contoh Amanat Pembina Upacara HUT RI ke-81, Singkat, Padat dan Penuh Makna

Menurutnya, tambahan kuota tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua sesi, yakni upacara pada pagi hari dan upacara penurunan bendera pada sore hari.

Sebab, kapasitas Istana Merdeka, sebagai lokasi penyelenggaraan upacara, memang tak memungkinkan untuk langsung menampung semua peserta.

"Nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodasi jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di Istana," jelasnya.

Utamakan yang Belum Pernah Ikut Upacara di Istana

Halaman:

Tags

Terkini