Selain menambah kuota, pemerintah juga memprioritaskan masyarakat yang belum pernah mengikuti upacara peringatan kemerdekaan di Istana.
Baca Juga: MUI Larang Pria Berbusana Wanita saat Karnaval Agustusan: Hukumnya Haram!
"Kami juga ingin menyampaikan bahwa untuk tahun ini kita akan membagi porsi untuk memprioritaskan kepada yang belum pernah sama sekali," katanya.
Prasetyo mengatakan panitia melakukan analisis terhadap data seluruh pendaftar untuk melihat masyarakat yang sebelumnya telah memperoleh kesempatan mengikuti upacara di Istana. Sebab, ditemukan data pendaftar yang sudah berkali-kali mengikuti upacara.
“Bukan tidak boleh, tetapi kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita, yang belum pernah sama sekali," tegasnya.
Ia menjelaskan pembagian porsi tersebut dilakukan agar kesempatan menghadiri langsung upacara kemerdekaan di Istana dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
"Jadi kita bagi porsinya," ujar dia.***
Artikel Terkait
Kemenag Cairkan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap 2, Anggaran Capai Rp4,1 Triliun, Cek Jadwal Pengajuannya
Mulai Pekan Depan Ompreng MBG Wajib Cantumkan Batas Waktu Konsumsi dan Tidak Boleh Dibawa Pulang
Kasus Penipuan Berkedok Rekrutmen CPNS Senilai Rp20 M: Diduga Libatkan Oknum Militer Aktif di Jatim
BGN Wajibkan PIC Sekolah Cicipi MBG sebelum Diberikan ke Siswa untuk Pastikan Keamanan Makanan
Pria di Sleman Yogyakarta Rusak Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Berujung Diciduk Polisi
MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Umumkan Pemenang yang Akan Wakili Indonesia ke Kompetisi Tingkat Regional
HDPGSDI Perkuat Jejaring Global, Kirim 27 Dosen Delegasi ke Thailand