Waspada jadi Modus Kejahatan
Utas tersebut lantas mendapat beragam respons dari warganet lain, salah satunya membahas mengenai potensi oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi.
Pasalnya, petugas sensus juga mendapat tugas untuk mengambil gambar beberapa area di dalam rumah.
“Saya sepakat dengan ini. Saya dukung sensus ekonomi, tapi surat tugas itu membuktikan bahwa yang bersangkutan memang ditugaskan untuk melakukan sensus. Tidak bawa surat tugas itu salah banget,” tulis akun @agu********o
“Surat tugas harus spesifik mencantumkan identitas personalnya. Ini juga berhak kita verifikasi apakah benar yang bersangkutan petugas sensus sungguhan dengan cara menelepon ke kantor BPS,” tulis akun @rar*******i.
“Karena di moment begini, bukan tidak mungkin dimanfaatkan sebagai modus pelaku kejahatan untuk bisa merangsek masuk ke rumah calon target kejahatan dari sindikatnya,” lanjutnya.
Surat Tugas Resmi dan Atribut saat Sensus
Utas yang sama juga dikomentari oleh salah satu petugas dan mengingatkan pentingnya surat tugas selama sensus.
“Saya pegawai BPS pun selalu wanti-wanti teman teman petugas untuk jangan lupa bawa surat tugas dan atribut lain agar responden aman dan merasa nyaman,” tulis akun @deta.ariesandy.
“Biasanya di surat tugas juga sudah ada cap dari SLS/desa/lurah/kecamatan sebagau tanda kalau petugas sudah izin/diketahui kedatangannya oleh aparat setempat,” imbuhnya.
Menurutnya, warga menanyakan kelengkapan atribut petugas merupakan hal yang lumrah.
Baca Juga: Jaga Daya Beli Masyarakat, Harga Eceran Tertinggi Minyakita Rp15.700 per Liter
“Jadi, ya enggak apa-apa banget kalau kakak mau lihat kelengkapan atribut petugasnya, biar sama-sama saling tahu,” tukasnya.