berita

Duh! Warga Kuningan Protes ke Bupati lewat Aksi ‘Seribu Cangcut’, Ngaku Tak Rela Pajaknya Dikelola Pejabat Mesum

Kamis, 18 Juni 2026 | 07:35 WIB
Aksi Damai Seribu Cangcut warga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Instagram.com/@kuninganmass)

PORTALOKA.ID - Warga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat menggelar unjuk rasa di area Kantor Bupati Kuningan, pada Rabu, 17 Juni 2026.

 

Hal yang mencuri perhatian, yakni saat massa aksi tampak mengenakan celana dalam di kepalanya sebagai simbol protes atas dugaan perilaku tidak bermoral atau amoral para oknum pejabat.

Terlebih, sebelumnya muncul dugaan perselingkuhan di kalangan pejabat pemerintah daerah Kuningan hingga memicu kekhawatiran warga.

Dalam unggahan Instagram @kuninganmass, pada Rabu, 17 Juni 2026, aksi nyentrik itu dilaporkan telah diikuti oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Penindasan (KORAKAP) Kuningan.

Baca Juga: Mau Liburan ke Kuningan? Ini 3 Wisata Alam yang Pas Buat Ngadem, Suasananya Bikin Pikiran Fresh

"Aksi bertajuk 'Aksi Damai Seribu Cangcut, Pejabat Kuningan Darurat Moral' itu, mereka menyoroti dugaan tindakan amoral pejabat," tulis postingan tersebut.

Lantas, apa saja poin-poin tuntutan massa aksi di Kantor Bupati Kuningan tersebut? Berikut ulasannya.

5 Pejabat Diminta Turun Jabatan

Koordinator aksi, Dadang Abdullah menuturkan, terdapat 5 orang yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Hal tersebut, mulai dari ASN hingga pejabat tinggi, dengan sejumlah dokumen dan bukti yang akan disampaikan langsung kepada Bupati Kuningan.

"Di sini saya (catat) ada 5 orang, termasuk pejabat tinggi di Kuningan," kata Dadang dalam orasinya.

"Saya minta Pak Bupati hadir dan memanggil oknum-oknum pejabat itu di depan kita. Kalau terbukti, saya minta Pak Bupati pecat dan turunkan jabatannya," tegasnya.

Baca Juga: Punya Rating Bagus, 10 Bakso di Kuningan Ini Layak Dicoba, Rasanya Pasti Enak!

Halaman:

Tags

Terkini