"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak bodi depan kiri dari Toyota Avanza," terang Eko.
"Hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang Indihome. Kemudian, mobil terjatuh ke selatan masuk ke sawah," tambahnya.
Menuju ke Pendopo, Tempat Pemberangkatan Haji
Eko mengungkapkan mobil yang terlibat kecelakaan KA Argo Bromo itu, berisi rombongan pengantar calon haji.
Saat kecelakaan terjadi, mobil itu hendak menuju pendopo untuk menghadiri pemberangkatan haji.
"Mau berangkat ke pendopo, tempat pemberangkatan haji," ungkap Eko.
Eko lantas mengatakan, 9 orang di dalam mobil yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek merupakan satu keluarga.
"Satu keluarga itu," jelas Eko.
Di sisi lain, Eko memastikan tidak ada calon haji yang menjadi korban.
Dilaporkan, Mobil Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan dengan KA itu merupakan rombongan paling belakang.
Identitas Para Korban
Dalam kasus ini, terdapat 9 orang penumpang mobil yang menjadi korban dan 4 di antaranya meninggal dunia.
Identitas korban meninggal dunia tersebut antara lain, Ny. Dalni (52) dan Muhamad Sakroni (52), mereka adalah warga Desa Ngablak, Kecamatan Godong.