berita

Daycare Little Aresha di Yogyakarta Digerebek, Diduga Lakukan Penganiayaan pada Anak

Sabtu, 25 April 2026 | 16:08 WIB
Daycare Little Aresha yang digerebek polisi karena diduga lakukan penganiayaan pada anak. (Threads/fadiyaisn)

PORTALOKA.ID - Kabar penggerebekan daycare atau tempat penitipan anak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta menggemparkan publik dan jagat maya.

Penggerebekan dilakukan oleh Sat Reskrim Polresta Yogyakarta pada Jumat, 24 April 2026.

Dalam keterangan awal, pihak kepolisian menyebut bahwa anak-anak yang dititipkan di daycare Little Aresha itu diperlakukan dengan sangat memprihatinkan.

Polisi juga menyebut bahwa saat penggerebekan dilakukan, petugas menyaksikan langsung kondisi anak-anak di dalam bangnan daycare tersebut.

Baca Juga: Kronologi Anak SD di Gunungkidul Tertimpa Besi Hollow hingga Meninggal Dunia

“Saat penggerebekan, petugas Sat Reskrim Polresta Yogyakarta melihat langsung peristiwa yang sangat tidak pantas dilakukan oleh sebuah tempat penitipan anak,” tulis keterangan dalam unggahan akun @jogja_guardian pada Sabtu, 25 April 2026.

Anak-anak Diduga Diikat dan Tidak Pakai Baju

Salah satu Threads dari akun @fannyadel, menuliskan beberapa hal yang diduga dilakukan pengurus daycare kepada anak-anak.

“Tidur gak dipakaikan baju, pake pampers aja terus dibedong, kakinya diiket. Usut punya usut katanya ortu komplain kenapa baju sering kotor, jadi pada gak dipakaikan baju,” tulisnya, dikutip dari unggahan pada Sabtu, 25 April 2026.

Lebih lanjut, ia menyebut alasan kaki anak-anak diikat agar mereka tidak berlari-larian.

Baca Juga: Guru Patut Tersenyum, Isu Kesejahteraan Tenaga Pendidik Masuk dalam Pembahasan RUU Sisdiknas

Cara untuk menghindari agar tidak ada bekas ruam pada kaki, diduga para oknum yang terlibat menggunakan kain dengan serat halus seperti handuk.

Meski belum dikonfirmasi oleh kepolisian, telah beredar foto visual dari keterangan tersebut di media sosial, saat anak-anak terlihat tidur di playmat tanpa mengenakan baju.

Cerita lain yang dibagikan oleh @ann********a, ia mengungkapkan bahwa anaknya menjadi salah satu korban yang diikat oleh pengurus daycare.

Halaman:

Tags

Terkini