"Mau ditolak tapi kasihan bagi yang sudah lama menunggu," imbuhnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Tetap Beri THR PPPK Paruh Waktu Meski Tak Diatur PP, Sebegini Besarannya
Kondisi yang Dinilai Memprihatinkan
Tidak berhenti soal keterlambatan paket MBG, guru SD Indo Pertiwi itu pun menyoroti kondisi para siswa yang memprihatinkan.
Telebih, Wati memastikan sebenarnya hal itu kerap menjadi bahan evaluasi dari sekolah terhadap pihak pengelola dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
"Rusuh, capek, berantakan, siswa ada yang pingsan," sebut Wati.
"Protes ke SPPG sudah sering, tapi tidak ada perubahan," tandasnya.
Hingga kini, viralnya curhatan guru SD di Palembang itu menjadi bahan perbincangan sebagian kalangan ihwal pelaksanaan program MBG yang perlu diperbaiki ke depan.
Sampai dengan Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 16.30 WIB, postingan tersebut telah ditonton 125 ribu kali dan disukai oleh 2,252 ribu pengguna Instagram.***