PORTALOKA.ID - Curhatan soal penyelewengan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG), datang dari seorang guru sekolah dasar (SD) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Mhira Wati selaku guru di SD Indo Pertiwi Palembang, membagikan momen kurang menyenangkan dalam pembagian paket MBG.
Hal tersebut, diungkapkan Wati melalui akun Instagram pribadinya, @mhira_wati pada Jumat, 13 Maret 2026.
Dalam postingannya, Wati memperlihatkan sejumlah siswa yang rela menunggu sampai pukul 19.47 WIB, demi mendapatkan paket MBG untuk 4 hari ke depan.
Kedatangan mobil MBG saat matahari sudah terbenam itu pun menuai kritikan tajam dari guru SD di Palembang tersebut.
"Pertama kali dalam sejarah di sekolah saya, MBG untuk 4 hari tiba di sekolah jam 19.47 WIB malam," ungkap Wati.
Lantas, bagaimana kejadian saat pembagian paket MBG yang diduga telah melewati batas waktu jam sekolah di Palembang itu? Begini ceritanya.
Siswa Lama Nunggu, Guru Pulang Malam
Dalam penuturannya, Wati mencemaskan para siswa dan para wali murid atau orang tua yang turut menantikan kedatangan mobil MBG di sekolah.
Baca Juga: 1.512 SPPG di Pulau Jawa Dihentikan, BGN Ungkap Alasannya
"Kasihannya siswa dan orang tua yang menunggu," terangnya.
Di sisi lain, guru SD di Palembang itu juga mengungkapkan pihak sekolah yang baru bisa pulang ke rumah setelah pukul 21.00 WIB.
"Lebih kasihan lagi guru pulang jam 21.00 lebih," tutur Wati.