UBPE Pongkor memperkuat inovasi lingkungan melalui geoecoedutourism—konsep yang menggabungkan edukasi, konservasi, dan wisata berbasis lingkungan.
Baca Juga: Merawat Tanah, Menambang Harapan: Jalan Sunyi Wahyudin Mengubah Wajah Kalongliud
Praktik good mining practices juga dijalankan, termasuk efisiensi energi, pengurangan emisi, pengelolaan limbah, dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Langkah-langkah ini diarahkan untuk memastikan operasional pertambangan tetap selaras dengan daya dukung lingkungan.
Deretan Apresiasi Keberlanjutan
Di ranah pemberdayaan, UBPE Pongkor menerima Subroto Award 2025 dari Kementerian ESDM dalam kategori Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Mineral dan Batubara Terinovatif.
Penghargaan lain yang turut diraih antara lain Tamasya Award 2023–2024, ISDA 2022, dan CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2025.
Baca Juga: Alhamdulillah Cair! Ribuan Orang Semringah Dapat THR Rp 250 Ribu dari Pemerinah Desa Wunut Klaten
Rangkaian apresiasi ini menguatkan catatan bahwa program yang dijalankan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.
Secara keseluruhan, rangkaian program dan penghargaan tersebut menunjukkan upaya berkelanjutan untuk menguatkan kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola di kawasan Pongkor.
“Komitmen ANTAM terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance bukanlah sesuatu yang baru. Berbagai program pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat telah dijalankan secara konsisten di berbagai wilayah operasional, termasuk di UBPE Pongkor. Melalui berbagai inisiatif tersebut, ANTAM terus berupaya memastikan bahwa kegiatan pertambangan dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian nasional,” tutup Wisnu.***