"Saya berharap ini memiliki efek domino bagi Presiden untuk menyelesaikan PPPK yang ada di tenaga guru dan tenaga kesehatan," harapnya.
Edy meminta agar Kepala BGN bisa meyakinkan Presiden Prabowo agar pengangkatan PPPK bagi SPPG juga bisa dibarengi dengan penyelesaian persoalan guru honorer dan tenaga kesehatan.
"Bapak harus meyakinkan itu juga dengan Presiden. Kalau tidak, nanti protesnya berlanjut-lanjut. Tuh sopir MBG yang mengantar, gajinya lebih tinggi dari yang mengantar," ucapnya.
"Mereka kuliahnya berdarah-darah, kok tiba-tiba ini yang memberi kerja negara kok perlakuannya berbeda. Kan ini menjadi tidak adil," tambah dia.
Baca Juga: VIRAL! Tangis Guru Honorer Pecah, Bandingkan Gajinya dengan Sopir MBG: Miris Hati Saya
Dia pun berharap, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan hal itu kepada Presiden Prabowo.
"Pak Kepala BGN kalau nanti ketemu Presiden, sudah mampu meyakinkan untuk merekrut PPPK bagi tenaga SPPG, sebaiknya juga bisikilah Presiden untuk komitmen juga pada tenaga guru dan tenaga kesehatan," pungkasnya.***