Sebelumnya, distribusi MBG ke sekolah-sekolah di seberang Sungai Noelmina kerap dihentikan setiap hujan turun dan air sungai meluap karena kendaraan SPPG tidak dapat menyeberang.
Namun demi kebutuhan gizi anak-anak, masyarakat sekitar sekolah rela turun tangan, menggotong MBG menembus derasnya arus sungai dan mengantarkannya hingga ke ruang-ruang kelas.***