Dalam proses pengejaran tersebut telah dilakukan tindakan tegas tembakan pada kaki kiri korban dikarenakan tersangka berlari menghindari penangkapan" lanjut mantan Kapolres Pamekasan ini.
Baca Juga: Kepergok Hendak Mencuri, Maling Tikam Pemilik Lapak Buah di Kota Kupang hingga Tewas
Sejumlah barang bukti pun berhasil diamankan dari tangan pelaku, di antaranya sepeda motor Honda Beat warna merah, 1 buah pisau, 2 buah handphone, tas kecil warna merah, 1 kantong baju milik tersangka, dan 1 kantong baju milik korban penikaman.
Motif Penikaman
Ditanya soal motif pelaku menikam korban, Kapolresta Kupang Kota mengatakan tersangka awalnya ingin mencuri tas yang dipegang korban saat sedang tidur di kios buah semangka.
"Namun Ika (saksi) terbangun melihat tersangka ingin mengambil tas, sehingga saksi teriak, lalu Rian Dasi (korban) memberikan perlawanan namun tersangka melakukan perlawan balik dengan mengambil pisau lalu menikam korban Rian Dasi, mengakibatkan sekarat, lalu menikam korban Ibu Selvi di bagian dada kiri yang mengakibatkan meninggal dunia," terang Kombes Pol Djoko Lestari.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam di Rutan Polresta Kupang Kota. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP.
Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang buah semangka di Kota Kupang tewas ditikam pencuri.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 3 Oktober 2025 dini hari, tepatnya di Jalan Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
Selain menewaskan pemilik lapak bernama SP (56), aksi nekat pencuri tersebut juga melukai satu orang lainnya bernama RD (44).
Kejadian bermula saat IEM, yang juga istri dari korban RD sedang tertidur di lapak bersama SP. Tiba-tiba pelaku masuk dan membuka tas miliknya.
Baca Juga: Viral Siswa SD Ditemukan Meninggal Dunia Usai Pramuka di Sungai Kamal Gunungkidul Yogyakarta
Saat dipergoki, terduga pelaku mencoba kabur ke arah sepeda motor.
"RD lalu berusaha mengejar dan menangkapnya dengan dibantu SP. Namun, terduga pelaku yang membawa pisau melakukan perlawanan hingga menikam kedua korban,” kata Kombes Djoko Lestari.***