Tiba-tiba motor belok ke kanan.
Sesampainya di TKP, melaju mobil pikap dari arah selatan ke utara.
Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak dapat terhindarkan.
"Dari arah selatan, ada kendaraan roda empat mobil pikap yang menuju ke utara. Sehingga benturan terjadi antara kendaraan roda dua dan roda empat," ujar Gandung.
3. Kondisi Korban
Kerasnya benturan membuat, pemotor terseret lima meter dari motornya.
Gandung bilang, korban berinisial RLA meninggal dunia di TKP.
"Kemudian korban RLA pembonceng tanpa identitas meninggal dunia di tempat," lanjut Gandung.
Sedangkan korban NS mengalami cedera sedang jidat bengkak dan bibir sobek.
Sementara korban DE mengalami luka kaki kanan.
"Korban NS (21) mengalami cedera sedang jidat bengkak dan bibir sobek. Sementara korban DE (20) pembonceng mengalami luka kaki kanan," jelasnya.
Terkait penyebab laka ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Itulah deretan fakta kecelakaan pemotor tabrak pikap di Jembatan Layang Lempuyangan.***