Baca Juga: Brimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya Gelar Bakti Sosial Nyaah Ka Indung
Koordinator Sekretariat Bawaslu Ciamis sekaligus Ketua Panitia, Fitri Lisnawati, mengatakan, kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu, sekaligus memperluas jejaring dengan stakeholder eksternal.
Ada lima fokus utama penguatan kelembagaan yang disampaikan, yaitu:
1. Penyelenggara Pemilu, membangun profesionalitas, integritas, dan kemampuan manajerial jajaran pengawas.
2. Lembaga Legislatif (DPR dan DPRD), mendapatkan masukan faktual terkait regulasi dan kebutuhan hukum pemilu.
Baca Juga: Nyangku Tradisi Merawat Pusaka Leluhur Panjalu Warisan Prabu Borosngora Di Ciamis Jawa Barat
3. Organisasi Pemantau & Masyarakat Sipil, memperkuat pengawasan partisipatif dan edukasi publik.
4. Akademisi, menciptakan ruang kajian berbasis data untuk pengawasan dan evaluasi kebijakan pemilu.
5. Masyarakat & Pemilih, meningkatkan kesadaran pentingnya partisipasi dalam menjaga demokrasi.
“Tema kegiatan ini adalah ‘Memperkuat Bawaslu Melalui Kolaborasi dengan Stakeholder untuk Pemilu yang Demokratis’. Harapannya, pengawasan pemilu bukan hanya tugas internal Bawaslu, tapi menjadi gerakan bersama masyarakat,” terang Fitri.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk akademisi Wakil Ketua Komisi II DPR RI. Mereka menyoroti tantangan regulasi pemilu, urgensi partisipasi publik, hingga strategi menghadapi kompleksitas pemilu serentak di masa depan.
“Penguatan kelembagaan adalah investasi demokrasi. Dengan kolaborasi lintas sektor, kita bisa memastikan Pemilu dan Pilkada mendatang berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” pungkas Fitri.***