berita

Puluhan Siswa di Sumedang Keracunan MBG, Pemda hingga Polri Turun Tangan

Jumat, 26 September 2025 | 20:56 WIB
Puluhan siswa SMK di Sumedang keracunan MBG (Sumedangkab.go.id)

PORTALOKA.ID - Belum selesai kasus keracunan yang menimpa ratusan siswa di Bandung Barat, hal serupa terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasus keracunan usai mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG) menimpa puluhan siswa di Sumedang.

Insiden tersebut semakin menambah daftar panjang kasus keracunan MBG yang terjadi belakangan ini di sejumlah daerah.

Di sisi lain, insiden yang terjadi di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang menambah kekhawatiran publik soal standar kebersihan dan keamanan pangan dalam program MBG.

Baca Juga: Ribuan Siswa jadi Korban Keracunan MBG, BGN Lakukan Langkah Tegas: Tutup Dapur SPPG hingga Bentuk Tim Investigasi

Padahal, sejak awal program ini dimulai pada awal tahun 2025 lalu, digadang-gadang sebagai terobosan untuk memperbaiki gizi anak sekolah.

Kendati demikian, kini kenyataannya, rentetan kasus keracunan justru menimbulkan ironi yang jadi kecemasan para orang tua siswa.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menuturkan pihaknya akan terus memantau secara intensif setelah terjadinya insiden keracunan massal yang dialami para siswa di Sumedang.

“Tenaga medis kami hadir untuk merawat, memberikan perhatian, dan pemantauan secara intensif. Jangan panik, pemerintah hadir untuk berikhtiar menyembuhkan para pasien,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau pasien di Puskesmas Ujungjaya, Sumedang, pada Kamis, 25 September 2025.

Baca Juga: Berkat Pendampingan BRI, Usaha Kopi Lokal Ini Semakin Bertumbuh, Awalnya dari Hobi Kini jadi Ladang Bisnis Menjanjikan

Lantas, bagaimana fakta terkini yang terjadi di tengah insiden keracunan massal imbas menu MBG yang disinyalir tak lagi layak dikonsumsi para siswa di sekolah? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Respons Cepat Pemerintah Daerah

Dalam kasus yang terjadi di Sumedang, Bupati Dony menegaskan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah.

Selain menghentikan sementara distribusi MBG di Ujungjaya, ia menginstruksikan seluruh kepala puskesmas turun langsung ke sekolah penyelenggara MBG untuk mengecek higienitas makanan.

Halaman:

Tags

Terkini