Pelaku tiba-tiba mengambil Iphone yang dipegang oleh korban lalu kabur ke arah timur.
"Pelaku menjemput korban menggunakan kendaraan bermotor kemudian mengarah ke SMA Negeri 1 Karanganom, lalu ke Pomini dekat SMP Negeri 4 Karanganom lalu pindah kembali ke arah Jungkare."
"Sampai di jalan yang sepi arah Jungkare pelaku berhenti di dekat Ruko. Saat berhenti tersebut korban turun dari kendaraan dan mengeluarkan handphone yang dimilikinya dari tas."
"Tiba-tiba pelaku langsung merampas atau merebut handphone tersebut kemudian dibawa pergi."
"Saat itu juga korban berteriak, namun karena di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang melihat, korban tidak mendapatkan bantuan," ujar AKP Taufik Frida Mustofa.
Korban lalu berjalan kaki menuju ruko dekat Gapura Jungkare dan minta tolong kepada orang yang ada di sana.
Di ruko tersebut, korban bercerita kepada seorang ibu dan seorang bapak kemudian minta diantar ke Polsek Karanganom untuk membuat laporan.
Pengakuan Pelaku
DP mengaku mengambil iPhone milik NF untuk kebutuhan sehari-hari.
Bahkan, DP sengaja jauh-jauh datang dari Sleman menuju Klaten hanya untuk melakukan aksinya tersebut.
"Kebutuhan sehari-hari. Tidak kerja. Iya (Sengaja dari Sleman datang ke Klaten untuk merampas)," kata DP saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Klaten, Selasa, 5 Agustus 2025.
Meski belum lama kenal, namun DP sudah menanyakan HP milik korban.