SIKKA, PORTALOKA.ID - Ratusan personel kepolisian dari Polres Sikka diterjunkan untuk mengamankan sejumlah lokasi.
Pengamanan dilakukan di Pasar Tingkat Maumere dan beberapa tempat rawan.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas pasca insiden penganiayaan yang berujung kematian pada Kamis, 26 Juni 2025.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan usai insiden pengrusakan yang dilakukan oleh massa pada Jumat, 27 Juni 2025 di kompleks pasar tingkat Maumere, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengaman dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta.
Jumlah personel yang dilibatkan dalam pengamanan ini sebanyak 100 orang yang terbagi dalam tiga unit kecil lengkap (UKL).
Langkah ini diambil guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah potensi gesekan dan benturan antar warga.
Kabagops Polres Sikka AKP I Wayan Oka Deswanta mengatakan pihaknya telah melakukan patroli rutin dan penjagaan di titik-titik rawan yang berkaitan dengan insiden tersebut.
"Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Personel kami akan terus berjaga hingga situasi benar-benar dinyatakan aman," kata I Wayan Oka Deswanta dikutip Minggu, 29 Juni 2025.
Penganiayaan Berujung Kematian
Diberitakan sebelumnya, insiden penganiayaan terjadi di Pasar Tingkat Maumere pada Kamis, 26 Juni 2025 pukul 15.45 WITA.
Pelaku penganiayaan berinisial NLM (26). Sedangkan korbannya YS (30).