Meski sempat di rawat di rumah sakit, namun nyawa SP tidak terselamatkan.
Baca Juga: Pemkab Klaten Tetapkan KLB Kasus Ratusan Warga Alami Keracunan di Karangturi Gantiwarno
"Dapat 2 porsi yang pertama itu nasi kardus dimakan di sini, kemudian pulang bawa lagi dan sampai rumah ditawarkan ke istri namun tidak mau."
"Terus paginya makan, sehabis makan merasakan pusing dan periksa ke polindes dan dirujuk ke rumah sakit."
"Meninggal di Rumah Sakit Tegalyoso jam 9 malam, dirawat siang sampai malam saja."
"Sudah dimakamkan jam 1, jarak makam 50 meter dari rumah," ucap Sukarmin kepada Portaloka.id, Selasa siang, 15 April 2025.
Sukarmin menuturkan saat acara wayangan korban SP duduk di dekat Sukarmin.
Saat acara wayangan, Sukarmin menyebut kalau korban SP dalam kondisi sehat.
"Sehat kondisinya, bahkan habis makan."
"Meninggalnya di RSUP Tegalyoso," ujar Sukarmin.
Jumlah Korban Jadi 129 Orang
Dari data di posko hingga Selasa siang, 15 April 2025, pukul 14.00 WIB, jumlah korban mencapai 129 orang.