Pada Sabtu, 8 Maret 2025, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi menjadi 3 SRU.
SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting dari FAJI (Federasi Arum Jeram Indonesia) sejauh 2.2 KM dari jembatan pekodokan ke Depo Pasir Cikakak.
Sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran LCR sejauh 2.6 KM dari Depo Pasir Cikakak sampai ke jembatan Karang Tawang.
"SRU 3 melakukan pemantauan menggunakan Drone UAV di jembatan Losari, Rawalo," katanya.
Pencarian hari kedua Tim SAR Gabungan masih belum menemukan korban.
Diduga, korban terseret arus sungai Tajum saat mencari ikan. ***