Baca Juga: Jam Operasional Tempat Hilburan hingga Panti Pijat di Klaten Dibatasi Saat Ramadan, Ini Rinciannya
"Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan."
"Korban meninggal dunia akibat tenggelam atau kekurangan oksigen (hipoksia)," ucap AKP Parsa.
Pihak keluarga yang diwakili oleh ayah korban, MEP menerima kejadian ini sebagai musibah.
Keluarga membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan.
Baca Juga: 2 Mushaf Al Quran di Jendela Ditemukan Utuh Tak Tersentuh Api saat Bank Jateng Klaten Kebakaran
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya saat bermain di sekitar sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu," imbuhnya. ***