4. Akuntabilitas tata pemerintahan daerah yang bersih berbas dari korupsi dan berkeadaban serta setia pada Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera), Pancasila, UUD 1945, menjunjung tinggi hukum demi menjamin hak-hak rakyat.
5. Nilai daya saing dan kemandirian daerah berbasis potensi sumber daya lokal yang didukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan merata serta pengembangan Klaten sebagai Kabupaten Cerdas (smart city)
eningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan air minum dan sanitasi;
6. Gotong royong memajukan kebudayaan dalam semangat kebhinnekaan dan toleransi serta menjaga kelestarian lingkungan hidup warisan leluhur bangsa Indonesia
Program Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardhianto
Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardhianto sudah siapkan sejumlah program unggulan.
"Banyak yang jadi program unggulan kami. Terkait masyarakat luas, ada internet gratis di desa. Karang taruna kami dukung hibah bantuan permodalan Rp 15 juta," kata Hamenang Wajar Ismoyo seusai ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Klaten, Jawa Tengah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu, 5 Februari 2025.
Pada tahap awal, internet gratis dan hibah karang taruna diterapkan di beberapa desa sebagai proyek percontohan untuk mengetahui efektivitas program sebelum terjadi kemacetan di seluruh desa.
"Harapan kami, anak muda ke depan tidak hanya berada di zona nyaman. Tetapi, bisa belajar untuk bertanggung jawab, berusaha, berkolaborasi dengan berbagai pihak. Sehingga ke depan, sepeninggalnya dari karang taruna bisa mapan menentukan arah tujuan ke mana,” ucapnya.
Baca Juga: 210 Liter Ciu dan 783 Botol Miras Disita Polres Klaten, Total Denda Tembus Rp 44 Juta
Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardhianto juga fokus pada program yang bermanfaat bagi warga Klaten sesuai dengan janji politik yang mereka sampaikan saat Pilkada 2024.
Mulai dari peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
“Di tahun 2025 kami tidak bisa berbicara banyak karena APBD sudah ditetapkan, yang bisa kami laksanakan adalah optimalisasi dari APBD, agar bisa sinkron dengan program-yang sudah kami siapkan."