Sabtu, 11 Juli 2026

Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah Kecamatan Polanharjo Klaten Pergunakan Lahan Demplot untuk Uji Coba Tingkatkan Hasil Panen Padi

Photo Author
- Kamis, 13 Februari 2025 | 19:27 WIB
Dukung ketahanan pangan di Polanharjo, Klaten dengan lahan demplot (Portaloka.id/Agatha Dyah AP)
Dukung ketahanan pangan di Polanharjo, Klaten dengan lahan demplot (Portaloka.id/Agatha Dyah AP)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Dukung program ketahanan pangan, bertempat di Desa Turus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terdapat lahan percontohan atau demplot untuk uji coba meningkatkan hasil panen padi.

Menggandeng salah satu produsen pupuk yaitu PT. Wonderindo Pharmatama, melakukan pendampingan kepada para petani.

Pendamping petani, Joko Maryanto, menerangkan bahwa saat ini pemerintah sedang gencar dalam meningkatkan ketahanan pangan, pihaknya membantu dengan mendampingi para petani untuk bisa meningkatkan hasil panen.

Salah satunya bentuk pendampingan yang diberikan yakni memberikan penyuluhan pertanian yang dilakukan dengan membuat lahan percontohan atau yang biasa disebut demplot.

Baca Juga: Berpihak dalam Mendorong UMKM Naik Kelas dan Go Global, BRI Mendapat Apresiasi dari Pemerintah

Di dalam demplot tersebut terdapat lahan dengan luas yang sama, ditanami jenis padi yang sama, namun dengan perlakuan dan pemberian pupuk yang beda, atau kata lain menghadirkan lahan pembanding.

“Dalam uji coba pertama kali ini ada beberapa plot, plot satu memakai pupuk kimia, plot dua hanya dengan pupuk TCP-36,TCP-K, dan Wonder Natural Enzym,” ujar Joko pada Rabu, 12 Februari 2025.

Tanaman padi yang tumbuh di demplot, di mana lahan yang berbeda dengan luasan lahan sama dan benih yang sama, namun menggunakan pupuk TCP-36, TCP-K, dan Wonder Natural Enzym mendapatkan hasil yang lebih menguntungkan.

“Hasil panen dengan menggunakan pupuk TCP-36, TCP-K, dan Wonder Natural Enzym meningkat cukup tinggi,” tambahnya.

Baca Juga: Festival Durian Jatinom Klaten Ada Lagi! 5.000 Paket Durian Dibagikan Gratis, Catat Tanggalnya Bestie! Yuk Merapat!

Joko juga menerangkan bahwa lahan yang tanpa perlakuan dan perawatan hanya bisa menghasilkan Rp5,1 juta dalam tebasan para penebas lokal.

Namun lahan demplot yang dilakukan perawatan dan pemberian pupuk TCP-36, TCP-K, dan Wonder Natural Enzym, mendapatkan hasil yang lebih menguntungkan yakni bisa menghasilkan Rp6,1 juta.

Dengan begitu, para petani dapat melihat langsung perbedaan hasil panen.

Sehingga apa yang sudah dipercontohkan dapat dilakukan petani dalam meningkatkan hasil panen padi.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X