PORTALOKA.ID - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), SY (33) ditangkap Polsek Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.
Warga Sukarame II, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung itu nekat membawa kabur perhiasan berupa gelang dan kalung emas.
Peristiwa itu terjadi di salah satu toko emas di Pasar Cimeng, Bandar Lampung, Senin, 27 Januari 2025.
"Pelaku ini berpura-pura membeli gelang emas untuk anak dengan harga Rp 1,3 juta di sebuah toko emas di Pasar Cimeng, Bandar Lampung," kata Kapolsek Teluk Betung Selatan, AKP Dhedi Ardi Putra, Jumat, 7 Februari 2025.
Dalam melakukan aksi, SY berpura-pura menanyakan kalung motif rantai medan seberat 20 gram.
SY sempat membayar gelang emas terlebih dahulu.
Ia kemudian berpura-pura akan membayar kalung emas 20 gram.
Saat korban sedang membuatkan surat sertifikat dan kupon bonus pembelian, SY mengambil kalung emas 20 gram.
Kemudian SY melarikan diri sembari membuang baju dan masker yang dipakainya.
"Jadi pelaku ini berusaha melarikan diri."
"Sempat dikejar oleh pegawai toko, namun tidak berhasil ditangkap," ucap AKP Dhedi Ardi Putra.
Dua hari kemudian, SY menyuruh temannya menjual emas tersebut ke toko emas yang ada di pasar Bandar Lampung.
Artikel Terkait
Pemuda dan Remaja Cewek Ditangkap Gegara Jadi Pengedar Tembakau Sintetis di Cilacap, Ngaku Beli Lewat Situs Web, Segini Harganya
Kades Karangkemiri Jeruklegi Kehilangan Mobil Honda CR-V, Polresta Cilacap Langsung Gercep 'Terimakasih, Alhamdulillah Masih Rezeki Saya'
Kambing Usia 5 Bulan Masuk Sumur Sedalam 12 Meter di Karanganom Klaten, Diduga Kaget saat Ada Orang Lewat
Kolam Renang Jembatan Swiss di Rancah Ciamis, Sensasi Jalan di Atas Sungai Cijolang yang Eksotis, Piknik Asik Bayarnya Cuma Goceng
Angkat Kisah Maya Azka, Film Petaka Gunung Gede Gabungkan Horor dan Drama Sahabat Sejati
Aksi Licik 2 Sahabat Maling Motor Honda Beat Hitam di Panjang Utara Bandar Lampung, Pelaku Temani Korban Lapor ke Polisi
Supir Truk Nekat Bakar Teman Wanita Hidup-hidup di Bandar Lampung, Cemburu Korban Jalan dengan Pria Lain
Pria Maling Laptop di Lingkungan Sekolah di Bandar Lampung Lalu Dijual di Medsos, Endingnya Ditangkap di Rumah Makan