Baca Juga: Kronologi Lengkap Pria Paruh Baya di Sleman Yogyakarta yang Tega Habisi Nyawa Ibu Kandungnya Sendiri
"Lalu saksi mencabut kabel yang berada di pojokan rumah di dekat persawahan itu dan mengevakuasi korban ke PKU Muhammadiyah Bantul. Tapi setelah diperiksa ternyata korban sudah meninggal dunia," ujar Jeffry.
3. Saksi Kembali ke TKP Cari Keberadaan Kabel yang Menewaskan Korban
Jeffry melanjutkan, saksi pun kembali ke TKP untuk mengecek kabel listrik yang tadinya menyengat korban.
Hanya saja, saat itu kabel sudah ada di lokasi.
Saksi pun melaporkan insiden ini pada Polsek Sewon dan akan dilakukan pembuktian penyebab pasti tewasnya korban.
"Atas kejadian itu berujung dengan laporan ke Polsek Sewon dan hari ini akan dilakukan pembuktian untuk memastikan penyebab korban meninggal dunia akibat tersengat listrik atau tidak," ucapnya.
Baca Juga: Kabar Baik, PPPK Bisa Jadi PNS Asalkan Penuhi Syarat dalam Surat Edaran BKN Berikut!
4. Pemilik Sawah Ikut Diperiksa Polisi
Adapun, pemilik persawahan juga akan dimintai keterangan akibat meninggalnya sosok pria asal Sewon tersebut.
"Ya pemilik sawah tentu dimintai keterangan," pungkas Jeffry.
Itulah 4 fakta insiden pria asal Bantul tewas kesetrum saat mancing belut.***
Artikel Terkait
Mancing Belut, Seorang Pria Tewas Kesetrum di Sawah Sewon Bantul Yogyakarta, Begini Kronologinya
Gegara Kelalaian Sopir Fortuner, Pemotor Tewas Usai Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Jalan Samas Bantul Yogyakarta
5 Fakta Tabrakan Beruntun di Jalan Samas Bantul Yogyakarta, Kecelakaan Dipicu Mobil Fortuner Tabrak Bokong Vios
9 Fakta Pelajar SMPN 7 Mojokerto Terseret Ombak Pantai Drini Gunungkidul Yogyakarta, Tangis Pilu Sambut Kedatangan Korban dan Orangtua Miliki Firasat
Kondisi 5 Kendaraan Usai Kecelakaan Beruntun di Jalan Samas Bantul Yogyakarta
Keji, Seorang Pria di Sleman Yogyakarta Nekat Membunuh Ibu Kandungnya Sendiri, Jasadnya Dibuang di Kebun Samping Rumah
Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Sleman Yogyakarta, Sempat Mengoles Balsam pada Jasad Korban
Motif Pembunuhan Anak pada Ibu Kandung di Sleman Yogyakarta, Penganiayaan Terjadi Sejak Akhir Tahun 2024