Setidaknya ada delapan saksi yang telah diperiksa.
Kedelapan saki tersebut yakni tetangga sekitar, paman korban, kakek korban, hingga tantenya.
Meski begitu, Ferry belum merinci identitas saksi yang diperiksa.
Dikatakan Ferry, korban sejak usia tiga tahun dititipkan kepada kakeknya karena diduga kedua orangtuanya bercerai dan merantau.
Namun, sang kakek mengaku tidak mengetahui keberadaan kedua orangtua korban.
"Menurut informasi dari kakeknya, kedua orangtuanya sudah bercerai."
"Ayahnya pergi (merantau) ke Aceh, sedangkan ibunya ke Medan. Tapi nggak tahu di mana," katanya.
"Yang mirisnya juga, dia (korban) nggak ada akta kelahirannya, di Kartu Keluarga (KK) kakeknya juga nggak tercantum," imbuh Ferry.
Setelah dititipkan ke kakeknya, bocah malang itu lalu kembali dititipkan kepada pamannya yang tinggal di Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau, Nias Selatan.
Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.
Ferry meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan polisi. ***
Artikel Terkait
Resep Cireng Tahu Lezat Gurih Kenyal, Makin Nikmat Dihidangkan dengan Potongan Cabai dan Kecap
Ide Jualan Takjil Buka Puasa Ramadhan: Baso Goreng Renyah Gurih Enak Bikin Nagih, Intip Resepnya
Firasat Ayah Sebelum Anaknya Tewas dalam Tragedi SMPN 7 Mojokerto di Pantai Drini, Kebetulan atau Pertanda?
Gegara Kelalaian Sopir Fortuner, Pemotor Tewas Usai Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Jalan Samas Bantul Yogyakarta
Pilu Seorang Ayah di Nguter Sukoharjo Kehilangan 2 Anak Sekaligus yang Tewas Tenggelam di Embung Pangtelu
Cek Jurusan yang Tersedia Sebelum Daftar CPNS 2025, Simak Tahapan Berikut Ini!
Hujan Deras Picu Longsor di Sikka, NTT, Akses Terputus, Warga Siap Gotong Royong!
Sopir Truk di Ngawi Ditangkap Polisi Gegara Jual 7 Ton Pupuk Subsidi Ilegal, Begini Kronologi Lengkapnya