"Karena seberapa lama kita mondok, kalau kemudian kita melepaskan diri dari rabithah antara syaikh dengan santrinya, antara murid dengan gurunya menjadi tidak bermakna," paparnya.
"Dengan adanya reuni ini bertemu dengan guru-guru, bertemu dengan dzurriyah guru-gurunya yang di situ mengalir darah guru-gurunya, maka Insya Allah akan senantiasa terjaga kemanfaatan, kebarokahan ilmu yang sudah diberikan oleh Uwa (KH Fachrudin Halmy)," pungkas Kiyai Aam.***
Artikel Terkait
Peluang Lebih Besar! MenPAN RB Siapkan Jalur Khusus CPNS 2025 di Instansi Pusat dan Daerah, Cek Kriterianya Sebagai Berikut
Pegawai Honorer Bakal Diangkat Menjadi PPPK Paruh Waktu Tanpa Tes, Simak Kriteria dan Mekanismenya!
Unik! Warung Raos Eco Yogyakarta Sediakan Menu Rumahan Perpaduan Jawa Timur dan Bali, Apa yang Spesial?
Misteri Koper Merah Terungkap! Pelaku Mutilasi Berhasil Ditangkap Polda Jawa Timur
Warung Mie Ayam Ramen di Parkiran KFC UIN Yogyakarta Selalu Rame, Sekarang Pindah Mana?
Ini Sosok Pelaku Mutilasi Wanita dalam Koper Merah di Ngawi, Berhasil Ditangkap Polda Jawa Timur, Kena Tembak di Betis