PORTALOKA.ID - Kementerian Agama (Kemenag) berniat mendukung program Presiden Indonesia, Prabowo Subianto.
Hal ini dilakukan lewat program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab).
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa PPG Daljab dapat meningkatkan profesionalisme guru.
"PPG Dalam Jabatan adalah solusi strategis dalam mengatasi kesenjangan sertifikasi guru di lingkungan Kementerian Agama.
Baca Juga: Kemenag Loloskan 71.424 Peserta PPPK Tahap 1, Berikut Berkas yang Harus Disiapkan
"Dengan pendekatan yang lebih efisien dan terstruktur, kami yakin kualitas pendidikan madrasah dan pendidikan agama di sekolah umum akan semakin meningkat," ucapnya.
Wakil Menteri Agama (Wamenag), HM Romo Syafii menjelaskan, program itu telah menjadi prioritas Kemenag.
"Sertifikasi guru merupakan program prioritas Kemenag, saya harap semua pihak harus sepakat," tuturnya.
Lebih lanjut, perlu adanya rasionalisasi dalam penganggaran dan penekanan seremonial.
Baca Juga: Seleksi Administrasi PPG bagi Guru Tertentu 2024 Sudah Dibuka, Cek Syarat dan Ketentuan di Sini
"Anggaran pengadaan laptop perlu dirasionalisasi, seremonial harus kita tekan dulu."
"Saya minta semua pihak mendukung program Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan guru," tegasnya.
Rencananya, PPG Daljab akan diselesaikan hingga tahun 2026 bagi guru madrasah maupun guru agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Khonghucu) di sekolah umum.
"Penyelesaian sertifikasi guru di bawah Kemenag melalui PPG Dalam Jabatan akan diselesaikan dalam dua tahun."
Baca Juga: Ingin Ramadhan 2025 Lebih Bermakna, Sekolah dan Pesantren Diwacanakan Libur Sebulan oleh Kemenag, Pernah Digagas Prabowo
"Semua harus selesai. Saya minta setiap Satker yang mengurus masalah ini bekerja dengan cepat, taktis, dan sungguh-sungguh," ucapnya.
Adapun, pelaksanaan PPG Daljab Kemenag akan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Pelaksanaan dilakukan secara serentak di 56 LPTK, dengan lima angkatan yang masing-masing berlangsung selama 45 hari.
Untuk mekanisme penyelesian dilakukan menggunakan sistem berbasis data guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.***
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut Fortuner vs Xenia vs Jupiter di Kasihan Bantul Menelan Korban Jiwa, Begini Kronologinya
Tahan Berhari-hari, Begini Cara Membuat Bolu Pandan Jumbo Super Lembut, Dijamin Anti Seret
Viral Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Tangerang, Ini 3 Kasus Penggelapan Mobil Rental Fenomenal di Indonesia
Keji, Seorang Lelaki di Bambanglipuro Bantul Tega Rudapaksa Adik Iparnya yang Masih di Bawah Umur, Ternyata Pelaku Manfaatkan Hal Ini
Bentuk Permohonan Maaf, Polda Sulawesi Barat Bantu Tanggung Biaya Pengobatan Korban Pengeroyokan Oknum Polisi
Resep Roti Ayam ala Chef Martin Praja, Enak Buat Cemilan dan Ide Jualan, Masaknya Simpel Anti Ribet
Kapan Ramadhan 2025? Simak Prediksi Awal Puasa dan Idul Fitri 1446 Hijriah
Dukung Program Swasembada Pangan, Kementerian PU Kebut Saluran Irigasi Bendungan Pidekso Wonogiri