PORTALOKA.ID - Terungkap alasan pemobil 'Bang Jago' tega pukul dan buang kunci pemotor di Demangan Jogja pada Jumat, 8 November 2024 sore.
TKP ada di tikungan Masjid Ashshiddiiqi, Kalurahan Demangan Kidul, Gondokusuman, Kota Jogja, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pemobil berinisial AS (31) ngaku buru-buru saat kejadian.
Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Probo Satriyo mengatakan saat kejadian AS mengaku kaget akan serempetan dengan korban.
Lalu pemobil turun dan pukul pemotor.
Probo bilang, saat kejadian AS mengaku buru-buru akan mengikuti lomba burung.
"Motifnya itu cuma kaget pada saat tikungan dia kaget langsung turun dan dipukul. Itu karena dia mau segera lomba burung jadi buru-buru," kata Probo.
Terlebih, posisi burungnya ada di dalam mobil.
Baca Juga: Pemobil Viral Pukul dan Buang Kunci Pemotor di Demangan Yogyakarta Tidak Ditahan, Kok Bisa?
"Dia juga posisinya bawa burung di mobil," jelas Probo.
Dikatakan Probo karena kaget, AS pun mengerem dadakan mobil yang dikendarai.
Akibatnya, AS tak tahan emosi gegara takut burung yang akan dilombakan stress.
"Kemudian dia ngerem mendadak, kaget, emosi lah, langsung mukul korban. Khawatir dengan burungnya, kan ngerem mendadak itu, kan ada burungnya, takut stres," jelasnya.
Artikel Terkait
Vega Z Seruduk Truk di Jalan Parangtritis Bantul Yogyakarta, Pemotor Cedera Kepala Berat
4 Fakta Kecelakaan Vega Z Tabrak Truk dari Belakang di Bantul Yogyakarta, Korban Cedera Kepala Berat, Begini Kondisinya
Fenomena Kawanan Monyet Ekor Panjang Serang Permukiman dan Lahan Pertanian Warga Imogiri Bantul Yogyakarta, Ada Apa?
4 Fakta Kawanan Monyet Serang Permukiman dan Lahan Pertanian Warga di Yogyakarta, Terjadi di 2 Lokasi dan Terungkap Alasannya
Gempa Langka di Karanganyar M 2,3 Terdeteksi BMKG Yogyakarta, Ternyata Ini Penyebabnya
Kecelakaan Mobilio Hantam Pikap dan Innova Parkir di Prawirotaman Yogyakarta, Ada Adegan Terbentur hingga Terpental
Gegara Ngantuk, Xpander Tabrak Pohon dan Terguling di Kulon Progo Yogyakarta, Kondisi Mobil Rusak Parah
Pemobil Viral Pukul dan Buang Kunci Pemotor di Demangan Yogyakarta Tidak Ditahan, Kok Bisa?