Minggu, 19 Juli 2026

Fenomena Kawanan Monyet Ekor Panjang Serang Permukiman dan Lahan Pertanian Warga Imogiri Bantul Yogyakarta, Ada Apa?

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Jumat, 8 November 2024 | 11:17 WIB
Ilustrasi - fenomena kawanan monyet serang Lahan Pertanian dan permukiman warga di Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta (Freepik)
Ilustrasi - fenomena kawanan monyet serang Lahan Pertanian dan permukiman warga di Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta (Freepik)

PORTALOKA.ID - Baru-baru ini kawanan monyet ekor panjang kembali menyerang permukiman dan Lahan Pertanian warga di Kapanewon Imogiri.

Tepatnya di Kalurahan Sriharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul gerak cepat untuk mengumpulkan pihak terkait untuk menanganinya.

Penewu Imogiri, Slamet Santosa mengatakan fenomena ini sudah pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Vega Z Tabrak Truk dari Belakang di Bantul Yogyakarta, Korban Cedera Kepala Berat, Begini Kondisinya

Menurutnya, kawanan monyet datang dipicu oleh adanya kemarau panjang.

"Setiap musim kemarau pasti ada serangan monyet ekor panjang, seperti beberapa waktu lalu terjadi di Sriharjo," kata Slamet.

Sehingga makanan di habitatnya menipis karena kondisi tanaman yang mengering.

Alhasil kawanan monyet mencari makanan ke luar habitatnya dengan menyerang lahan pertanian.

Baca Juga: 7 Fakta Pelajar SMK Serang Siswa SMP di Jogja, Ada 9 Pelaku dan Berakhir Damai

Adapun lokasinya dekat dengan permukiman warga.

"Kalau musim hujan itu kan banyak pohon, banyak tanaman sehingga sumber makanan mereka aman. Nah, ketika kering (musim kemarau) mereka ke lahan pertanian dan kadang ke dekat pemukiman warga," ujarnya.

Menurut Slamet, cara penanganannya bukan dengan cara bunuh monyet tersebut.

Pasalnya, saat satu monyet terbunuh akan datang kawanannya yang meneror warga.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X