"Kita tinggal menghitung dalam satu hari bisa berapa yang dilipat."
"Kita targetnya 1 kelompok itu 3 dus," imbuhnya.
Samsul Huda menyebut pihak KPU menekankan pada para petugas bahwa tugas mereka tidak hanya sekedar melipat saja.
Namun ada 3 poin lainnya yang harus dikerjakan.
Yakni mensortir, memastikan surat suara dalam kondisi tidak rusak.
Kemudian menghitung untuk memastikan jumlah surat suara.
Lalu melipat surat suara dipastikan dalam kondisi baik.
Terakhirnya adalah mengikat surat suara, satu ikat berisi 20 lembar.
Baca Juga: Program dan Jadwal Kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klaten Pilkada 2024, Cek di Sini!
Samsul Huda menyebut ada banyak orang yang mendafatr sebagai petugas surat suara.
Namun, karena melebihi jumlah yang dibutuhkan, KPU pun terpaksa mengeliminasi.
"Kita bisa siapa saja warga Klaten yang ingin daftar."
"Total ada 600-an KTP yang terkumpul."
Artikel Terkait
Pria 60 Tahun di Delanggu, Klaten Tewas Tergantung di Rumahnya, Ditemukan oleh Anaknya saat Kirim Sarapan
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Berawal dari Warga Curiga Lihat Bekas Galian Tanah
4 Fakta Penemuan Mayat Bayi di Pinggir Sungai di Desa Kalikebo, Klaten, Warga Lihat Bekas Galian Tanah hingga Kondisi saat Ditemukan
Debat Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Klaten Diwarnai Aksi Tegang Pendukung Paslon dengan Polisi Gegara Parkiran Kendaraan
Damkar Evakuasi HP yang Dilempar Balita ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, Kesal Ponsel Mati Gegara Baterai Habis
Kronologi Balita Lempar HP ke Sumur Sedalam 8 Meter di Wonosari, Klaten, hingga Damkar Turun Tangan untuk Evakuasi Ponsel
Hari Sumpah Pemuda, 500 Orang Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter di Komplek Candi Untoroyono, Klaten
KPU Klaten Libatkan Emak-emak sebagai Petugas Sortir dan Pelipatan Surat Suara Pilkada Serentak 2024 Gubernur Jawa Tengah serta Bupati
Gercep! Jalan Bergelombang di Jalan Nasional ByPass Tegalyoso - Srago, Klaten Diperbaiki