Kamis, 4 Juni 2026

2 Peserta Seleksi CPNS Dibacok saat Melintas di Sleman Yogyakarta, Korban Luka Parah dan Tidak Ada Warga yang Berani Menolong

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 18:01 WIB
Ilustrasi - 2 peserta seleksi CPNS jadi korban Pembacokan di Sleman, D.I Yogyakarta (Pixabay/ValynPi14)
Ilustrasi - 2 peserta seleksi CPNS jadi korban Pembacokan di Sleman, D.I Yogyakarta (Pixabay/ValynPi14)

PORTALOKA.ID - Peristiwa Pembacokan terjadi di Gamping Sleman pada Jumat, 25 Oktober 2024 dini hari.

Tepatnya di Jalan Wates KM 7,5 Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Korban adalah peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) warga Pemalang, Jawa Tengah.

Kapolsek Gamping, AKP Sandro Dwi Rahadian mengatakan korban ada 2 orang yang berboncengan dengan motor Genio.

Baca Juga: Polisi Berhasil Amankan 2 Pelaku Penusukan dan Penganiayaan di Prawirotaman: Warga Indonesia Timur

Saat itu kedua korban berboncengan melaju dari arah barat ke timur.

Kemudian saat sampai simpang tiga Gamol korban dipepet oleh kelompok pelaku yang masing-masing berboncengan dengan 3 hingga 4 motor.

"Kedua korban berboncengan naik Honda Genio dari barat ke timur Jalan Wates. Setibanya di simpang tiga Gamol korban dipepet oleh kelompok pelaku yang masing-masing berboncengan dengan 3 hingga 4 motor," jelas Sandro.

Kejadian ini membuat korban panik, mereka menuju Jalan Baru Pasekan yang gelap dan sepi.

Baca Juga: Begini Kata Pengamat Soal Prabowo Tiba Duluan Saat Olahraga-Latihan Baris di Magelang

Alhasil korban putar balik. Namun kelompok pelaku ini masih saja mengikuti.

Sesampainya di wilayah Pasar Balecatur, korban dianiaya sejumlah pelaku dengan tangan kosong dan senjata tajam.

"Pelaku ini membawa senjata tajam yang membuat kedua korban ketakutan. Saat kabur ini kedua korban terjatuh karena menabrak buk, mencoba lari tapi para pelaku tetap melakukan penganiayaan," katanya.

Lebih lanjut kata Sandro, saksi yang melihat kejadian itu menyebut korban alami pembacokan secara bergiliran.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X