Di samping itu, pihak berwajib juga menemukan dompet berwarna hitam dengan ceceran uang sejumlah Rp1.025.000.
"Oleh karena itu petugas keamanan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sentolo, selanjutnya petugas piket Polsek Sentolo dipimpin Pawas, AKP Sayana, langsung ke TKP dan bersama petugas Inafis Polres dan PMI melakukan olah TKP dan diketemukan tubuh korban dan beberapa potongan tubuh korban serta diketemukan sebuah dompet warna hitam serta ceceran uang senilai Rp. 1.025.000," terang Novi.
Kemudian jasad telah dibawa ke RSUD Wates lalu dimakamkan oleh pihak keluarga.
"Hasil pengecekan Inafis diketahui korban berinisial S asal Magelang. Atas hal ini inafis sudah menghubungi pihak keluarga untuk dimakamkan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Polisi Temukan Pemicu Kecelakaan Karambol 4 Truk di Jalan Yogyakarta- Wates Bantul Yogyakarta, Belum Ada Tersangka, Ini Alasannya
4 Fakta Peristiwa Kerusakan Katup Mesin Silo di Pabrik Mix Beton Sedayu Bantul Yogyakarta, Bantah Ada Bahan Semen dari Debu Pekat
Pabrik Mix Beton di Sedayu Yogyakarta Buka Suara Soal Katup Rusak Picu Debu Beterbangan, Operasional Dihentikan Sementara
Gegara Sakit Hati, Wanita Berusia 21 Tahun Nekat Sayat Tangan Sendiri di Kulon Progo Yogyakarta, Begini Kondisinya
Polisi Gerebek Rumah Produksi Miras Oplosan di Sleman Yogyakarta, Pelaku Seorang Pelajar, Dapat Bahan Baku dari Ciu Solo
Viral Kasus Penusukan dan Penganiyaan di Prawirotaman Yogyakarta, 2 Korban Terluka
Kondisi Korban Penusukan dan Penganiayaan di Prawirotaman Yogyakarta, Salah Satu Korban Alami Luka Robek Bagian Perut
5 Fakta Penusukan dan Penganiayaan Santri Krapyak di Prawirotaman Yogyakarta, Pelaku Diduga Mabuk Sebelum Beraksi dan GP Ansor Buka Suara
Pimpinan GP Ansor Desak Polisi Tangkap Pelaku Penusukan dan Penganiayaan di Prawirotaman Yogyakarta, 2 Korban Santri Krapyak