Kamis, 4 Juni 2026

Pimpinan GP Ansor Desak Polisi Tangkap Pelaku Penusukan dan Penganiayaan di Prawirotaman Yogyakarta, 2 Korban Santri Krapyak

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:50 WIB
GP Ansor buka suara soal Viral kasus ramai-ramai di sepanjang Prawirotaman, D.I Yogyakarta semalam ternyata kasus Penusukan dan Penganiayaan (Pixabay)
GP Ansor buka suara soal Viral kasus ramai-ramai di sepanjang Prawirotaman, D.I Yogyakarta semalam ternyata kasus Penusukan dan Penganiayaan (Pixabay)

Sujarwo bilang, kejadian bermula saat rombongan remaja sekitar 25 orang sedang nongkrong dan minum-minuman keras di sebuah cafe kawasan Prawirotaman.

"Lokasi di sebelah timur Jalan Parangtritis Kota Jogja," papar Sujarwo.

Lalu, mereka ada yang melempar gelas ke jalan.

Baca Juga: Rapat Kabinet Perdana, Prabowo Imbau Para Menteri Tak Bikin Birokrasi Ribet: Beri Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

Ada pula yang menyeberang ke arah barat menuju orang jualan sate.

Saat itu lah kata Sujarwo, terjadi peristiwa penusukan dengan senjata tajam yang diarahkan pada pembeli.

"Kemudian dari rombongan tersebut ada yang melempar gelas ke jalan dan ada beberapa orang dari rombongan tersebut yang menyeberang ke arah barat tempat orang jualan sate dan terjadilah penusukan dengan senjata tajam terhadap salah seorang pembeli sate," imbuhnya.

Ia mengatakan setelah pelaku mendapatkan korban, rombongan remaja tersebut meninggalkan TKP dan pergi kearah Pojok Beteng Timur.

Baca Juga: 4 Fakta Peristiwa Kerusakan Katup Mesin Silo di Pabrik Mix Beton Sedayu Bantul Yogyakarta, Bantah Ada Bahan Semen dari Debu Pekat

Suwarjo mengatakan dari peristiwa ini ada 2 korban yang mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

SF mengalami luka robek para perut, luka memar di kepala tangan dan kaki.

Sedangkan MA luka pada kepala, tangan dan kaki akibat pukulan benda keras.

"(SF mengalami) Luka robek perut bagian kiri,dijahit 3, sekaligus luka memar pada bagian kepala tangan dan kaki akibat pukulan balok dan kursi. (MA) Luka pada bagian kepala tangan kaki akibat pukulan benda keras," jelasnya.

Baca Juga: Gegara Sakit Hati, Wanita Berusia 21 Tahun Nekat Sayat Tangan Sendiri di Kulon Progo Yogyakarta, Begini Kondisinya

Menurut Sujarwo, pihaknya masih dalam penyelidikan untuk memburu pelaku.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X