Sehingga, peristiwa itu tidak menyebabkan korban luka atau korban jiwa.
"Alhamdulillah ketika kejadian tidak ada pengunjung."
"Mungki sebelumnya cuaca sangat tidak nyaman jadi tidak ada pengunjung di joglo," jelasnya.
Sementara itu, karyawan Wisata Kereta Lokamerta, Lukman Nul Hakim mengatakan angin kencang tiba-tiba datang menerbangkan semua barang dan bangunan joglo ambruk.
"Saya posisi di kantin tiba-tiba angin kencang dan hujan datang."
"Saya pegang paranet biar tidak terbang, terus saya pegang tiangnya."
"Lalu ada puting beliung dan joglo langsung ambruk," kata Lukman Nul Hakim. ***
Artikel Terkait
Rumah Semi Permanen di Desa Karangturi, Klaten Ludes Terbakar, Segini Kerugian yang Diderita Korban
Kecelakaan Yamaha Aerox vs Honda Scoopy di Juwiring, Klaten, Motor Dikendarai Siswi SMP, 2 Korban Tak Sadarkan Diri
Kecelakaan Truk Muatan Air Mineral Vs Kereta Kelinci di Jalan Cokro - Delanggu, Klaten, Penumpang Emak-emak Senam
Kronologi Adu Banteng Truk Air Mineral Vs Kereta Kelinci Rombongan Emak-emak Senam di Jalan Cokro - Delanggu, Klaten, Begini Penjelasan Polisi
Kondisi dan Jumlah Korban Kecelakaan Truk Air Mineral Vs Kereta Kelinci Rombongan Emak-emak Senam di Jalan Cokro - Delanggu, Klaten
4 Fakta Kecelakaan Truk Air Mineral Vs Kereta Kelinci di Jalan Cokro - Delanggu, Klaten, Rombongan Emak-emak Senam hingga Korban Dibawa ke Rumah Sakit
Kebakaran Gudang Penyimpanan Kapas di Desa Jetis Wetan, Klaten, 2 Rumah Terdampak, Api Merambat ke Atap dan Dinding
Bangunan Joglo di Wisata Kereta Lokamerta, Klaten, Ambruk Rata dengan Tanah Disapu Angin Puting Beliung