KLATEN, PORTALOKA.ID - AA (40) dan NA (32) ditangkap Polres Klaten dan Unit Reskrim Polsek Prambanan.
Mereka terekam CCTV mencuri ponsel di SPBU Geneng, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.
AA dan NA adalah warga Desa Kebon Batur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Mereka adalah pasangan suami istri.
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Dica Ariseno Adi mengatakan motif pelaku melakukan pencurian karena faktor ekonomi.
"Motifnya karena ekonomi," ucap AKP Dica Ariseno Adi, saat konferensi pers, Selasa, 8 Oktober 2024.
AKP Dica Ariseno Adi menyebutkan AA dan NA beraksi tidak hanya di Klaten saja.
Mereka juga beraksi di Boyolali tetapi belum ada laporan.
AA dan NA memang mencari sasaran di SPBU.
"Memang nyari sasaran di Musala dan SPBU, mencari celah saat korban tidur."
"Ya memang mau mencari sasaran di tempat lain lagi," tutur AKP Dica Ariseno Adi.
Artikel Terkait
4 Fakta Kakek 75 Tahun di Desa Mrisen, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 10 Meter, Kondisi Mbah Sumarno hingga Proses Evakuasi 1 Jam
Polres Klaten Lakukan Operasi Pekat di Jogonalan, Sita 29 Botol Miras dari Rumah Pemuda 25 Tahun, Berawal dari Laporan Warga
Dikira Bau Bangkai, Mayat Pria Penjual Gas LPG Ditemukan Terlentang di Dalam Rumahnya di Desa Gumulan, Klaten
Kronologi Mayat Pria Penjual Gas LPG Ditemukan Terlentang di Dalam Rumahnya di Desa Gumulan, Klaten, Berawal dari Warga Curiga Bau Busuk
6 Fakta Penemuan Mayat Pria Penjual Gas LPG di Dalam Rumah di Desa Gumulan, Klaten, Warga Curiga Bau Busuk hingga Korban Sempat Mengeluh
Wanita Pemilik Gudang Miras di Jogonalan, Klaten Digerebek Polisi, Ratusan Botol Disita, Berawal dari Laporan Warga
Potret Penampakan Gudang Miras Milik Wanita 29 Tahun di Jogonalan, Klaten, Digerebeg karena Laporan Warga
2 Pelaku Naik Avanza Putih Maling HP di Musala SPBU Prambanan, Klaten Ternyata Suami Istri, Video saat Mencuri Viral
Deretan Barang Bukti Maling Naik Avanza Putih Curi HP di Musala SPBU Prambanan, Klaten, AA dan NA Terancam 7 Tahun Penjara
Suami Istri Naik Avanza Putih Maling HP di Musala SPBU Prambanan, Klaten Ternyata Juga Beraksi di Boyolali, Begini Penjelasan Polisi