Minggu, 19 Juli 2026

Kronologi Kebakaran Kandang yang Akibatkan 40 Ribu Ayam Terpanggang, di Juwiring, Klaten, Begini Kata Polisi

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 06:38 WIB
Peristiwa kebakaran kandang ayam terjadi di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 4 Oktober 2024.   (Tim Portaloka.id)
Peristiwa kebakaran kandang ayam terjadi di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 4 Oktober 2024. (Tim Portaloka.id)

"Saya lewat lihat api membesar dari jauh. Api dari selatan kandang terus ke utara," kata Joko.

"Setahu saya baru kali ini terbakar. Saya lihat dari jauh enggak berani mendekat. Pegawainya tidak ada yang luka, terus pemadam datang," imbuhnya.

Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan di Garasi Rumah di Desa Trunuh, Klaten, Berawal dari Warga Curiga dengan Bau Busuk

Sementara itu, kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi dengan menerjunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran.

Damkar Klaten, TRC BPBD, Redkar, dan relawan saling bekerjasama memadamkan nyala api.

"Kami mendapatkan laporan kebakaran ternak kandang ayam langsung menerjunkan 3 unit mobil pemadam kebakaran. Total air yang digunakan sekitar 25.000 liter," ucap petugas Damkar Klaten, Eddy Setyawan.

Proses pemadaman api membutuhkan waktu selama 3 jam. Seluruh isi dan bangunan kandang ternak ludes terbakar.

Baca Juga: Pria Naik Mobil Maling HP di Musala SPBU Prambanan, Klaten Ditangkap, Video Pelaku saat Mencuri Viral

"Kami mendapatkan laporan masuk pukul 18.00 WIB dan pukul 21.40 WIB masih pendinginan," ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa kebakaran kandang ayam tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran itu ditaksir Rp 1 Milyar. 

"Kandang semi permanen bahannya seng dua tingkat, yang terbakar kurang lebih 90 persen, ayamnya ludes," tuturnya. ***

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X