Sabtu, 18 Juli 2026

Kronologi Penemuan Mayat Pria di Garasi Rumah di Desa Trunuh, Klaten, Begini Cerita Pak RT

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Kamis, 3 Oktober 2024 | 18:06 WIB
Mayat pria ditemukan di garasi rumah di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 3 Oktober 2024.  (Tim Portaloka.id)
Mayat pria ditemukan di garasi rumah di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 3 Oktober 2024. (Tim Portaloka.id)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Mayat pria ditemukan di garasi rumah di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Kamis, 3 Oktober 2024.

Warga pun heboh karena adanya penemuan mayat tersebut. Diketahui korban adalah TW (53), warga Desa Trunuh.

Ketua RT 02, Pujoyanto (63) menceritakan kronologi kejadian penemuan mayat pria itu.

Pujoyanto mengatakan penemuan mayat pria berawal ketika warga curiga dengan adanya bau busuk dan menyengat. Warga langsung melaporkan hal itu pada Pujoyanto selaku ketua RT.

Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan di Garasi Rumah di Desa Trunuh, Klaten, Berawal dari Warga Curiga dengan Bau Busuk

"Saya dapat laporan dari warga jam 10.30 WIB. Ibu-ibu datang ke rumah saya bilang ada bau bangkai lalu minta saya untuk cek lokasi, bilangnya mungkin ada tikus wirok mati," kata Pujoyanto.

Pujoyanto bersama warga langsung mendatangi lokasi kejadian dan menemukan korban TW sudah meregang nyawa di dalam garasi rumahnya.

Pujoyanto menuturkan sebelum ditemukan tak bernyawa, TW sempat mengeluh sakit. Korban TW juga sempat melakukan pemeriksaan ke dokter.

"Kemarin memang sempat mengeluh sakit jantung, kaki juga bengkak, ada luka di kaki. Tadi ditemukan obat jantung, sekarang obatnya di bawa adiknya," imbuhnya.

Baca Juga: Pria Naik Mobil Maling HP di Musala SPBU Prambanan, Klaten Ditangkap, Video Pelaku saat Mencuri Viral

Pujoyanto meyebutkan TW hidup sendiri di rumahnya dan tidak bekerja. Terakhir warga bertemu dengan TW pada Senin, 30 September 2024.

"Dulu kerjanya jadi tukang parkir di warung soto dekat kecamatan. Setahu saya sakitnya belum lama, sempat cerita ke saya dadanya sesak, sudah periksa katanya jantung," ucapnya.

 

"Saya terakhir ngobrol sama korban itu Hari Senin, dia cerita baru saja periksa, sakit, jalannya sudah sempoyongan, dadanya sesak," tuturnya.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X