Menurutnya, netralitas penyelenggara pemilu adalah fondasi utama yang akan menentukan kelancaran dan keadilan dalam Pilkada.
“Semua pihak harus berkomitmen menjaga netralitas. Kami berharap Pilkada di Garut ini bisa berjalan tanpa intervensi, tanpa adanya pengaruh yang merusak demokrasi,” tegasnya.
Seruan HMI ini mencerminkan kekhawatiran yang semakin meluas di tengah masyarakat Garut. Pilkada 2024 tidak hanya menjadi ajang perebutan kursi kepemimpinan, tetapi juga ujian bagi kualitas demokrasi di Kabupaten Garut.
Semua mata tertuju pada peran penting ASN, kepala desa, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas dan keadilan di tengah memanasnya suasana politik.
Baca Juga: Pertama Dalam Sejarah Kabupaten Ciamis Pilkada Melawan Kotak Kosong
Dengan mengedepankan netralitas, diharapkan Pilkada 2024 dapat menjadi hajat demokrasi yang benar-benar mencerminkan kehendak rakyat tanpa tekanan dan intervensi dari pihak manapun.*
Artikel Terkait
Resep Sambal Wader Ekonomis, Rasanya Mantap Gurih Asam Pedas, Bikin Ngabisin Nasi Sebakul
8 Remaja Konvoi di Dekat RS Slamet Riyadi Solo Anggota Geng Student Spendugol, Berikut Identitasnya
319.254 Pelamar CPNS Kemenag 2024 Lolos Seleksi Administrasi, Cek Pengumuman di Sini!
Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Minta Presiden Turun Tangan Usut Kekerasan yang Sebabkan Wawali Kerajaan Galuh Raden Hanif Radinal Meninggal Dunia
4 Fakta Kecelakaan Mobil Banting Setir Gegara Tabrak Motor di Bantul Yogyakarta, Akibatkan Asbes Rumah Warga Hancur dan Tembok Jebol
Nekat Todong Karyawan Minimarket, Seorang Pria di Ciamis Diringkus Warga dan Aparat, Polisi Beberkan Modusnya
Pecinta Kikil Merapat! Ini Resep Sambal Goreng Tempe Kikil yang Cocok untuk Menu Masakan Simpel