PORTALOKA.ID - Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta berhasil mengamankan sekumpulan remaja yang konvoi di jalanan..
Total ada delapan remaja yang diamankan di Polresta Surakarta.
Kedelapan remaja itu melakukan konvoi di Jalan Dr. Wahidin, tepatnya di timur Rumah Sakit Slamet Riyadi Solo pada Senin, 16 September 2024 sekira pukul 03.30 WIB.
"Penangkapan delapan remaja tersebut pada saat Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta melaksanakan kegiatan patroli wilayah mendapat informasi dari Call Center Tim Sparta bahwa di JI Doktor Wahidin tepatnya di Timur Rumah sakit Slamet Riyadi ada sekumpulan remaja yang bergerombol dan membuat resah warga," ujar Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo, dilansir dari Tribrata News.
Saat Tim Sparta tiba di lokasi terlihat ada enam unit sepeda motor yang tengah melakukan konvoi.
"Selanjutnya tim sparta langsung melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan 8 orang remaja yang membuat keresahan warga," imbuhnya.
Kedelapan remaja tersebut beserta barang bukti dibawa ke Malo Polresta Surakarta.
Sejumlah barang bukti yang diamankan berupa 6 unit sepeda motor dan 1 buah bendera hitam bertuliskan "Student Spendugol".
Diketahui, "Student Spendugol" merupakan nama kelompok geng mereka.
Hal itu berdasarkan kesaksian dari salah seorang di antara mereka.
Baca Juga: Kemeriahan Grebeg Maulud Keraton Solo, Ribuan Orang Rela Berdesakan Berebut Gunungan
"Identitas remaja yang diamankan inisial HP (17), MGP (15), AGA (17), LRP (13), MGB (14), SR (19), MRR (14) dan RBS (14)," kata Kasat Samapta.
Artikel Terkait
Pendaftaran Berakhir! Cek Rekap Akhir Jumlah Pelamar CPNS 2024 di Sini
Lengkap! Total Pelamar CPNS 2024 di Tiap Instansi, Berikut Jumlah Peserta MS dan TMS, Berapa Sainganmu?
Bikin Resah Warga, 8 Remaja Konvoi di Dekat RS Slamet Riyadi Solo Berhasil Diamankan Polisi
Kronologi Kecelakaan Fortuner vs Vega di JJLS Gunung Kidul Yogyakarta, Dipicu Tidak Nyalakan Lampu Sen
319.254 Pelamar CPNS Kemenag 2024 Lolos Seleksi Administrasi, Cek Pengumuman di Sini!
Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Minta Presiden Turun Tangan Usut Kekerasan yang Sebabkan Wawali Kerajaan Galuh Raden Hanif Radinal Meninggal Dunia