"Jadi dia bilang sama uwaknya mau jualan balon," kata Tante Ayu.
Selanjutnya kata perempuan berkerudung kuning, dari hasil jualan balon, Ayu dapat menabung untuk membeli hp sekaligus membayar kekurangan biaya sekolah.
"Hasilnya itu ditabung sama dia. Izin yah mau jualan, jadi Ayu bisa ngumpulin uang untuk beli hp terus kalau ada SPP Ayu kurang bisa untuk tambahin," lanjutnya.
2. Rela Rawat Tante yang Sakit
Ia mengatakan Ayu adalah anak yang rajin.
Lebih lanjut katanya, sehari-hari selain berjualan balon, Ayu juga merawat tantenya yang sakit.
"Keponakan kami ini sehari-harinya rajin, karena tinggal sama saudara perempuan saya."
"Kakak saya ini sakit, Bilang lah sama mereka ni kamu tinggal sementara sama aku aja, karena aku sakit, nggak bisa apa-apa," kata tante Ayu.
3. Tidak Diberi Saku, Ayu ke Sekolan Jalan Kaki
Ayah Ayu, Udin mengatakan anaknya adalah sosok yang rajin dan selalu tidak ingin membolos sekolah.
Udin mengaku sempat tidak memberikan saku pada Ayu gegara masalah ekonomi, anaknya rela jalan kaki untuk pergi ke sekolah.
"Anaknya rajin pak nggak mau dia kalau nggak sekolah, maunya sekolah terus."
"Seandainya kita nggak kasih ongkos dia pergi jalan kaki," kata Udin.
Artikel Terkait
Terungkap Cita-cita Mulia Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman yang Ditemukan Tewas Terkubur Tanpa Busana
Keluarga Ungkap Kondisi Kesehatan Gadis Penjual Gorengan Sebelum Ditemukan Meninggal Terkubur dalam Tanah: Kegigihannya Membeli Laptop
5 Fakta Kasus Penganiayaan Siswi SD oleh Pamannya di Bulukumba: Terungkap Motif Pelaku hingga Kondisi Korban Terkini
Terungkap Motif Seorang Paman Lakukan Penganiayaan Siswi SD di Bulukumba, Ternyata Ini Alasannya Tega Pukul, Tendang Tanpa Ampun Sang Ponakan
Aksi Brutal Anak SD Dianiaya oleh Paman di Bulukumba, Ternyata Gegara Berkali-kali Nyolong Duit, Begini Kejadiannya
4 Fakta Terkini Kasus Hukum dari Penemuan Jasad Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman, Alami Kekerasan dan Polisi Kantongi Terduga Pelaku