"Pengendara berhasil melarikan diri, tersangka yang terjatuh diamankan warga," kata Dica Ariseno.
Baca Juga: Kronologi Kasus Penembakan Pria Pencari Rosok di Klaten Jawa Tengah, Warga Tak Ada yang Menolong
Warga kemudian menghubungi Polsek Klaten Utara untuk kemudian mengamankan pelaku.
ANR mengakui kalau sebilah celurit yang diamankan tersebut merupakan miliknya.
"Barang bukti sebilah celurit panjang 110 sentimeter dengan gagang dibalut dengan karet ban dalam."
"Ada juga pakaian dengan logo geng."
"Pelaku mengakui celurit itu adalah miliknya," kata Dica Ariseno, Senin 19 Agustus 2024.
Sebelum konvoi, ANR dan teman-temannya mengkonsumsi minuman keras.
Mereka juga memakai obat terlarang.
"Sebelum konvoi minum miras dan mengonsumsi obat terlarang."
"Basecamp KWB di gudang tembakau Desa Ngemplak."
"Tersangka juga terkait pembacokan di wilayah Wonosari," ucap Dica Ariseno.
Kepada polisi, ANR mengakui kalau jadi anggota di geng KWB.
Artikel Terkait
Tiga Motor Kecelakaan Beruntun di Klaten Terekam CCTV, 4 Orang Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit
Polisi Ungkap Motif Pelaku Penembakan Pencari Rosok di Wedi, Klaten: Saya dan Istri Siri Ketakutan
Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Pencari Rosok di Wedi, Klaten, Kaki Dilumpuhkan Timah Panas karena Melawan: Dia Temperamen
UPDATE Kondisi Bayi Terbungkus Tas Plastik yang Dibuang di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
Banyak Warga hingga Anggota Polisi Berminat Adopsi Bayi Terbungkus Tas Plastik yang Ditemukan di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
Kronologi Kasus Penembakan Pria Pencari Rosok di Klaten Jawa Tengah, Warga Tak Ada yang Menolong
Bawa Celurit, Anggota Geng Motor di Klaten Ditangkap Polisi, Berawal saat Dikejar Warga Lalu Jatuh