Lalu Wismanto pun berteriak untuk meminta pertolongan tetangga dengan meneriaki maling pada pelaku.
"Kemudian setelah ditembak saksi masuk mencari barang sesuatu tetapi tidak ada dan akhirnya saksi mengambil botol aqua kosong dalam karung plastik sebagai perlindungan dan sambil berteriak maling maling maling," sambungnya.
Teriakan itu berhasil mengumpulkan warga.
Namun para tetangga korban tak bisa menolongnya, karena pelaku masih saja menodongkan senjatanya.
"Kemudian warga berbondong-bondong namun warga tidak berani mendekat karena takut dia menodongkan senjata," imbuhnya.
Tak lama dari warga berkumpul, akhirnya pelaku melarikan diri.
"Kemudian pelaku melarikan diri," tandasnya.***
Artikel Terkait
4 Fakta Bayi yang Ditemukan Pemancing di Tumpukan Sampah Tepi Sungai Klaten, Salah Satunya Baru 6 Jam Dilahirkan
Kronologi Lengkap Penemuan Bayi Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
Bayi Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten Diduga Baru Lahir Kurang dari 6 Jam saat Ditemukan, Tali Pusar Masih Menempel
Diduga Baru 6 Jam Dilahirkan, Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Pinggir Sungai Klaten, Tali Pusar Belum Terpotong
Tiga Motor Kecelakaan Beruntun di Klaten Terekam CCTV, 4 Orang Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit
Polisi Ungkap Motif Pelaku Penembakan Pencari Rosok di Wedi, Klaten: Saya dan Istri Siri Ketakutan
Polisi Tangkap Pelaku Penembakan Pencari Rosok di Wedi, Klaten, Kaki Dilumpuhkan Timah Panas karena Melawan: Dia Temperamen
4 Fakta Kasus Penembakan Pencari Rosok di Klaten, Sempat Larikan Diri hingga Pernah Lakukan Pembacokan
UPDATE Kondisi Bayi Terbungkus Tas Plastik yang Dibuang di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten