PORTALOKA.ID - Seorang bayi yang ditemukan terbungkus tas plastik di tumpukan sampah tepi sungai di Klaten, Jawa Tengah diduga baru saja dilahirkan.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Klaten, Bekti Sayekti mengatakan bayi itu menangis saat dibawa ke Puskesmas Karanganom.
Saat itu kondisi bayi masih bersama tali pusar dan ari-ari yang menempel.
"Kondisinya tadi datang Alhamdulillah sudah menangis."
Baca Juga: Kronologi Lengkap Penemuan Bayi Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
"Tetapi memang tali pusar belum dipotong, jadi masih bersama ari-arinya," kata Bekti Sayekti.
Bekti Sayekti menyampaikan pihak tenaga medis pukesmas yang memotong ari-ari tersebut.
Selanjutnya, dilakukan perawatan terhadap bayi malang tersebut.
"Teman-teman puskesmas tadi yang memotong, kemudian melakukan perawatan untuk bayi baru lahir," lanjutnya.
Bekti Sayekti mengatakan bayi itu diperkirakan baru dilahirkan sekitar 6 jam saat ditemukan.
"Kayaknya masih dalam hitungan kurang dari enam jam dilahirkan," ucapnya.
Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat 2,9 kilogram dan panjang 47 centimeter.
Dari hasil pemeriksaan Puskesmas, kondisi bayi dalam keadaan sehat.
Artikel Terkait
Meriahkan HUT RI ke-79, Sebanyak 27 Penyelam Kibarkan Bendera Merah Putih Upacara Bawah Air di Umbul Ponggok, Klaten
Semarakan HUT RI ke-79, Warga Cawas, Klaten Terbangkan Lampion Harapan dan Gelar Festival Gejog Lesung
Kecelakaan Maut Mobil Daihatsu Ayla Trabrak Tonggak Pohon di Klaten, Pecah Ban, 1 Orang Tewas, 2 Kritis
Kebakaran Pabrik Kerupuk di Sidowayah, Klaten, 4 Karyawan Dilarikan ke Rumah Sakit
Bikin Geger! Pemancing Menemukan Bayi Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
Kondisi Bayi Terbungkus Tas Plastik yang Ditemukan Pemancing di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
Polisi Kejar Pelaku dan Cari Orangtua Bayi yang Dibuang Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten
Kronologi Lengkap Penemuan Bayi Terbungkus Tas Plastik di Tumpukan Sampah Tepi Sungai di Klaten