Baca Juga: Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, Legislator Minta Dikaji Ulang, Ingatkan Risiko yang Timbul
Melalui sosialisasi advokasi ini, para kepala sekolah diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kepedulian terhadap keselamatan dan pemenuhan hak peserta didik diharapkan semakin meningkat.
Dengan penguatan upaya tersebut, sekolah di Kabupaten Ciamis diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang yang aman bagi anak untuk tumbuh, mengembangkan karakter, mengasah potensi, dan meraih prestasi.
Pencegahan perundungan memerlukan komitmen dan kerja sama seluruh pihak. Penguatan edukasi, pengawasan, serta perlindungan anak menjadi langkah penting untuk mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak demi mendukung masa depan generasi muda yang lebih baik.***
Artikel Terkait
Hari Santri Nasional 2026, MI Bojongsari Ciamis Gelar Upacara dan Lomba Kaligrafi
Upacara Hari Santri 2026 di Pendopo Ciamis, Herdiat Ajak Santri Jaga Akhlak dan Kuasai Teknologi
Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Kirim Pesan Soal Karhutla
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perkuat Dukungan Pesantren di Hari Santri Nasional 2026
Tampil Gemilang di Kejurda FORBASI Jabar, MI Bojongsari Ciamis Pulang Bawa Medali
Keracunan MBG di Cirebon Tembus 331 Orang, 199 Pasien Dirawat Inap, Dapur SPPG Disuspend
Promedia Group Bawa Teknik Jurnalistik ke Pelatihan Relationship Manager Hana Bank
Dugaan Perundungan Siswa SMPN 6 Rajadesa Ciamis Mencuat, Begini Kronologinya
Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, Legislator Minta Dikaji Ulang, Ingatkan Risiko yang Timbul
Cegah Radikalisme dan Kekerasan, Kesbangpol Ciamis Edukasi Siswa SMA Negeri 2 Ciamis