Jumat, 11 September 2026

KH Moch Ali, Ulama Ortodoks Sang Penjaga Sunyi Berpulang

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Jumat, 11 September 2026 | 07:13 WIB
KH Moch Ali bin Mama Sulaiman Jamal pengasuh Ponpes Tanjungmanggu, Ciamis meninggal dunia (Portaloka.id/Bang Sufi)
KH Moch Ali bin Mama Sulaiman Jamal pengasuh Ponpes Tanjungmanggu, Ciamis meninggal dunia (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Kabupaten Ciamis kembali kehilangan salah seorang ulama yang selama puluhan tahun memilih jalan sunyi dalam menjaga warisan syiar Islam.

KH Moch Ali bin Mama Sulaiman Jamal, pengasuh Pondok Pesantren Tanjungmanggu, Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, berpulang ke rahmatullah, Kamis, 10 September 2026, tepat pukul 19.00 WIB.

Kepergian KH Moch Ali meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, santri, dan masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya sebagai ulama yang teguh memegang tradisi keilmuan pesantren.

Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, KH Moch Ali tetap memilih bertahan pada jalur dakwah yang sederhana. Ia tidak banyak mengejar sorotan. Pesantren, santri, pengajian, dan ketekunan menjaga ajaran Islam menjadi ruang pengabdiannya.

Baca Juga: BRI Multiguna Pre-Approved Solusi Kebutuhan Dana Anda, Mudah dan Cepat, Simak Cara Pengajuannya

Karena itu, menyebut KH Moch Ali sebagai ulama ortodoks bukan semata-mata menggambarkan sikap keagamaannya. Istilah itu juga menjadi penanda bagaimana ia menjaga kesinambungan tradisi Islam pesantren yang diwariskan para pendahulu.

Dari Tanjungmanggu, Sindangrasa, suara pengajian dan pendidikan pesantren menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat. KH Moch Ali hadir sebagai salah satu penjaga mata rantai tersebut.

Ia merawat sesuatu yang sering kali tidak terlihat: tradisi, adab, ilmu, dan keteladanan.

Ulama seperti KH Moch Ali mungkin tidak selalu berada di panggung besar. Namanya tidak setiap hari muncul dalam pemberitaan. Namun, jejak pengabdian seorang ulama sering kali justru tumbuh diam-diam melalui santri yang pernah duduk di hadapannya, masyarakat yang pernah meminta nasihat, serta keluarga yang merasakan keteduhan dari keberadaannya.

Baca Juga: Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar Tagih Kewajiban Uji Laboratorium IPAL SPPG Setiap Tiga Bulan

Kini, sosok itu telah tiada.

Kamis malam menjadi batas antara hadir dan pergi. Pukul 19.00 WIB, KH Moch Ali meninggalkan dunia yang selama ini menjadi ladang pengabdiannya menuju ke hadirat Allah SWT.

Kepergiannya mengingatkan bahwa kehidupan seorang ulama tidak selalu diukur dari seberapa sering ia dikenal, tetapi dari seberapa lama nilai yang diajarkannya tetap hidup setelah dirinya tidak lagi berada di tengah umat.

Tanjungmanggu kehilangan penjaga sunyinya. Ciamis kehilangan salah satu mata rantai ulama pesantren yang selama ini ikut merawat tradisi keislaman.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KH Moch Ali, Ulama Ortodoks Sang Penjaga Sunyi Berpulang

Jumat, 11 September 2026 | 07:13 WIB
X