Bos Newport itu menyebut, aktivitas itu bukan merupakan program, konsep promosi, challenge, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh Newport.
"Kami menyesali adanya kelalaian dalam pengawasan di lapangan," beber Handoko.
"Sehingga tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama, keyakinan, budaya serta adat istiadat yang dijunjung oleh masyarakat dapat terjadi," tandasnya.
Oknum MC Ikut Minta Maaf
Merasa ikut kena getahnya, pemandu acara atau MC di booth Newport dalam acara The Sounds Project juga telah meminta maaf secara terbuka.
Hal itu disampaikan lewat akun media sosial Threads, aqueer_, yang dimiliki Revnaldo Ega.
"Saya Ega, selaku MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung," tulis Ega dalam klarifikasinya, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
"Saya mengakui kelalaian dalam mengendalikan situasi dan menjadikannya pembelajaran untuk lebih sigap dan bertanggung jawab ke depannya," tukasnya.***
Artikel Terkait
45 Penyelam Gelar Upacara Bawah Air di Umbul Ponggok Klaten untuk Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
MUI Larang Pria Berbusana Wanita saat Karnaval Agustusan: Hukumnya Haram!
MR.D.I.Y. Indonesia Art Competition 2026 Umumkan Pemenang yang Akan Wakili Indonesia ke Kompetisi Tingkat Regional
HDPGSDI Perkuat Jejaring Global, Kirim 27 Dosen Delegasi ke Thailand
Jumlah Pendaftar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Istana Kepresidenan Membeludak Tembus 336 Ribu, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Papua Hadapi Tantangan, Hasil Laut Diminta Boleh Masuk Menu MBG
Seskab Teddy Masuk TOP 3 Pejabat dengan Kinerja Terbaik dan Popularitas Tinggi Versi IPO