Setelah yakin Lilik dapat membantu, Anom disebut telah menyetujui untuk menyiapkan uang tersebut.
"Agar perkara yang menyeret nama Bupati Pemalang dapat diselesaikan," ujar Taufik.
Bupati Anom dan Gus Haris kemudian mengumpulkan uang dari sejumlah perangkat daerah dan swasta.
"Bupati Pemalang meminta uang ke perangkat daerah maupun pihak swasta untuk keperluan pribadinya. Adapun GHA (Gus Haris) mengumpulkan uang Rp1,98 miliar," ujar Taufik.
Jejak 'Uang Muka' dari Tangan Gus Haris
Taufik melanjutkan, Anom melalui Haris, kemudian diduga memberikan "uang muka" sebanyak Rp1,2 miliar kepada Lilik.
"Terjadilah kesepakatan antara AWI dan GHA dengan LBS untuk menyiapkan uang agar perkara yang menyeret nama Bupati Pemalang dapat diselesaikan," beber Taufik.
"Pada akhirnya, diberikan kepada Saudara LBS total senilai Rp1,2 miliar," imbuhnya.
Mengenai sisa pembayaran yang diminta Lilik, Taufik mengatakan penyidik KPK masih menelusuri ke mana aliran dananya.
"Kemudian sisa yang belum diserahkan, nanti akan ditelusuri dalam proses penyelidikan ke depan," tandasnya.***
Artikel Terkait
Download Twibbon HUT RI ke-81 Terbaru, Desain Lebih Keren untuk Status Medsos
Mahfud MD Soroti Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi, Beberkan Dampak Ditimbulkan
Cuma Bayar Rp25 Ribu, Bisa Menikmati Liburan dengan Vibes Eropa di Purwokerto, Mulai Spot Foto Instagenik hingga Mini Zoo Ada di Sini
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Rumah Kerabat hingga Kantor DPUPR Turut Disegel
Isi Bensin Pakai BRI Kartu Kredit bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
Heboh, Penemuan Diduga Candi di Cimahi, Diklaim Lebih Besar dari Borobudur
Duh! Satpam SPPG Diduga Jual Ribuan Ompreng MBG Demi Beli Narkoba, Sempat Bungkam, Lalu Pilih Ngaku
SBY Bagikan Lukisan Karyanya Lewat Undian, Salah Satu Penerimanya Wakil Wali Kota Palopo
Sudaryono Ingatkan Kepala SPPG Dilarang Melakukan Pungutan, Jika Melanggar Siap-Siap Kena Sanksi Berat
Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional