PORTALOKA.ID - Prestasi gemilang kembali ditorehkan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Pemkab Ciamis berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) untuk ke-13 kali.
WTP ini merupakan prestasi dalam pengelolaan tata keuangan daerah.
Wajar Tanpa Pengecualian diberikan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.
Hal ini disampaikan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dalam Rapat Paripurna DPRD, bertempat di Ruang Tumenggung Wiradikusumah, Kamis, 25 Juni 2026.
Dalam agenda Penyampaian Penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut, Bupati Herdiat menegaskan bahwa opini WTP bukanlah garis akhir, melainkan fondasi untuk terus memacu efektivitas anggaran demi kesejahteraan masyarakat.
"Raihan WTP yang ke-13 ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen jajaran Pemerintah Daerah. Kami terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan taat pada peraturan perundang-undangan," ujar Herdiat.
Dalam penyampaiannya, Bupati Herdiat memaparkan bahwa postur realisasi APBD tahun 2025 menunjukkan angka yang positif, terutama dari kemandirian fiskal daerah. Di tengah kebijakan rasionalisasi Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat yang dialami oleh hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia, Pemkab Ciamis justru berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peningkatan PAD yang mencapai lebih dari 24% dibandingkan tahun 2024 menjadi bukti nyata keberhasilan Pemkab Ciamis dalam melakukan optimalisasi potensi daerah.
Bupati Herdiat menjelaskan, pencapaian ini merupakan buah dari digitalisasi retribusi daerah dan eksplorasi maksimal pada sektor unggulan seperti pertanian dan pariwisata.
Dalam agenda lanjutan berupa Pandangan Umum Fraksi-Fraksi, kesembilan fraksi di DPRD Kabupaten Ciamis (PDI-P, PAN, Gerindra, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PPP, dan Nasdem) memberikan apresiasi atas capaian WTP dan menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 untuk dibahas ke tahap selanjutnya.
Sebagai penutup Rapat Paripurna, Bupati Herdiat menegaskan komitmen pemerintah untuk tahun anggaran berikutnya yang akan berfokus penuh pada agenda kerakyatan.
Artikel Terkait
Mengisi Libur Sekolah, Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis Baznas Klaten
Berbagi Kebahagiaan di Bulan Muharam, Kemenag Ciamis Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas, Ajak Anak Yatim Bangkit dan Percaya Diri
Kontroversi di Balik Wafatnya 3 Calon Manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam Peti, Berujung Tindak 'Evaluasi'
SPBU Genteng Wetan Milik Siapa? Terungkap Mitra Pertamina yang Sempat Dropping Solar dari Truk Tangki PT Puspita Cipta
Ayah Taufik Hidayat Mengaku Pernah Dipukul Pakai Kayu, Ungkap Anaknya Sempat Kabur dari Rumah
Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Uang Sayembara Rp250 Juta usai Taufik Hidayat Ditangkap
Bulog Optimalkan Penyerapan Gabah, Stok Beras di Klaten Melimpah dan Dipastikan Aman hingga 2027
Debat Pabas Wakil Rektor UNY dengan Mahasiswa, Sebut Spanduk Aksi sebagai Sampah
Update Kondisi YTR Korban Penyekapan Taufik Hidayat di Bandung: Masih Fokus Pulihkan Kondisi Umum dan Psikis
Legislator Perjuangkan Gaji Guru Honorer Madrasah, Peroleh Insentif Rp1 Juta per Bulan